MicroStrategy Menjadi Saham yang Paling Banyak Dipinjamkan di Wall Street dengan Nilai $4,8 Miliar

MicroStrategy menjadi saham AS yang paling banyak di-short dengan interest short sebesar $4,85 miliar, sekitar 11% dari kapitalisasi pasar, setelah meraih keuntungan short lebih dari $3,2 miliar tahun lalu.

MicroStrategy, dipimpin oleh Ketua Eksekutif Michael Saylor, telah menjadi saham yang paling banyak di-short di Wall Street.

Data menunjukkan bahwa posisi short bersih pada $MSTR telah mencapai sekitar $4,85 miliar. Angka ini mewakili hampir 11% dari total kapitalisasi pasar perusahaan.

Interest Short Mencapai Level Rekor

Data pasar menunjukkan bahwa taruhan bearish terhadap MicroStrategy meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

Posisi short bersih saat ini sebesar $4,85 miliar menandai salah satu level tertinggi yang tercatat untuk saham ini. Interest short kini hampir mencapai 11% dari nilai pasar saham tersebut.

🚨STRATEGI MICHAEL SAYLOR SEKARANG ADALAH SAHAM YANG PALING DI- SHORT.

Posisi short bersih pada $MSTR adalah $4,85 miliar, hampir 11% dari kapitalisasi pasarnya.

Tahun lalu, para short seller meraih keuntungan lebih dari $3,2 miliar dari posisi short MSTR, dan kini mereka menjadi semakin agresif.

Sepertinya… pic.twitter.com/3EjgG6dRAS

— Max Crypto (@MaxCrypto) 24 Februari 2026

Short selling melibatkan meminjam saham dan menjualnya di pasar. Trader bertujuan untuk membeli kembali saham tersebut nanti dengan harga lebih rendah.

Strategi ini menghasilkan keuntungan jika harga saham turun. Laporan menunjukkan bahwa short seller meraih lebih dari $3,2 miliar dari posisi mereka di MicroStrategy tahun lalu.

Keuntungan tersebut terjadi selama periode volatilitas harga yang terkait dengan pergerakan Bitcoin. Kenaikan interest short baru-baru ini menunjukkan bahwa posisi bearish menjadi semakin agresif.

Eksposur Bitcoin Mendorong Volatilitas

MicroStrategy dikenal luas karena kepemilikan Bitcoin yang besar. Perusahaan ini telah mengakumulasi miliaran dolar dalam Bitcoin sebagai bagian dari strategi korporatnya.

Sahamnya sering bergerak seiring dengan perubahan harga Bitcoin.

Karena eksposur ini, investor menganggap $MSTR sebagai proxy untuk Bitcoin di pasar saham tradisional.

Ketika Bitcoin menguat, saham MicroStrategy cenderung naik. Ketika Bitcoin turun, saham ini sering mengalami penurunan.

Korelasi yang kuat ini menarik trader bullish maupun bearish. Beberapa investor mencari eksposur leverage terhadap Bitcoin melalui saham ini.

Yang lain menggunakan posisi short untuk melindungi diri dari penurunan pasar kripto.

**Baca Juga:  **MicroStrategy Aman dari Penjualan BTC Paksa, Kata Cantor Fitzgerald kepada CNBC

Perdebatan Pasar tentang Posisi Short

Peningkatan interest short memicu perdebatan di pasar keuangan. Beberapa pelaku pasar berpendapat bahwa posisi short besar mencerminkan kekhawatiran tentang valuasi dan volatilitas.

Yang lain menyarankan bahwa struktur saham dan strategi Bitcoin menciptakan risiko yang lebih tinggi. Diskusi daring juga menyoroti peran perusahaan keuangan tradisional.

Beberapa komentator mengklaim bahwa trader institusional meningkatkan eksposur short seiring fluktuasi harga Bitcoin.

Namun, tidak ada data resmi yang mengonfirmasi adanya aksi terkoordinasi dari kelompok tertentu.

MicroStrategy belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tingkat interest short saat ini.

Perusahaan tetap fokus pada strategi akuisisi Bitcoin dan operasi bisnis perangkat lunaknya.

Investor tetap terbagi, sementara aktivitas perdagangan di $MSTR tetap tinggi seiring pergerakan pasar kripto yang lebih luas.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar