Permintaan Bitcoin di AS menguat karena data harga menunjukkan pergeseran dalam dinamika pertukaran. Indeks Premium Coinbase telah berbalik positif setelah hampir dua bulan berada di wilayah negatif. Pergerakan ini menandakan minat domestik yang kembali muncul saat Bitcoin bangkit dari kelemahan terbaru.
Premium Bitcoin Berbalik Positif di Coinbase
Indeks Premium Bitcoin Coinbase kembali ke wilayah positif setelah berminggu-minggu dihargai dengan diskon. Perubahan ini mencerminkan harga Bitcoin yang lebih tinggi di Coinbase dibandingkan Binance. Data pasar menunjukkan spread melebar sekitar $10 menguntungkan Coinbase.
Perbedaan harga ini menunjukkan permintaan yang lebih kuat di bursa berbasis AS. Analis dari CryptoQuant menyoroti perubahan ini dan mengaitkannya dengan aliran institusional. Mereka mencatat bahwa Coinbase Advanced tetap menjadi tempat pilihan untuk perdagangan volume besar.
Sinyal kecil dari AS, tetapi sering kali sangat penting.
Gap Premium Coinbase kembali positif. Artinya: Bitcoin diperdagangkan sedikit lebih mahal di Coinbase daripada di Binance. Saat ini, selisihnya sekitar 10 dolar. Ini dianggap sebagai indikator… https://t.co/Gz19M9cS5Z
— MissCrypto (@MissCryptoGER) 25 Februari 2026
Premium ini hampir dua bulan tetap negatif sebelum berbalik. Selama periode itu, Bitcoin menghadapi tekanan jual yang terus-menerus di seluruh bursa global. Namun, pembacaan positif terbaru menunjukkan sentimen yang membaik di pasar AS.
Bitcoin mengalami awal tahun yang sulit meskipun ada reli sesekali. Aset ini telah menurun sekitar 24% sejak Januari dan tetap jauh di bawah puncaknya. Saat ini diperdagangkan di sekitar $67.151 setelah naik hampir 6% dalam 24 jam.
Rekor tertinggi $126.198 masih menjadi tolok ukur yang jauh. Meski bangkit kembali, Bitcoin tetap sekitar 47% di bawah level tersebut. Meski begitu, data premium terbaru menunjukkan akumulasi domestik yang kembali meningkat.
Peserta pasar menafsirkan premium sebagai indikator permintaan, bukan jaminan harga. Pembacaan positif sering kali menandakan aktivitas pembelian yang lebih kuat di AS. Namun, analis menekankan bahwa metrik ini saja tidak mengonfirmasi pembalikan tren yang berkelanjutan.
Pengaruh Risiko Kuantum dan Struktur Pasar terhadap Outlook
Riset dari CoinShares menanggapi kekhawatiran tentang risiko komputasi kuantum. Perusahaan memperkirakan bahwa ancaman kuantum terhadap Bitcoin masih 10 hingga 20 tahun lagi. Mereka juga mengharapkan pengembang menerapkan langkah perlindungan melalui peningkatan protokol.
Laporan tersebut menyarankan bahwa peserta jaringan kemungkinan akan mengadopsi solusi soft fork. Perubahan ini dapat memperkuat keamanan kriptografi sebelum risiko kuantum benar-benar muncul. Oleh karena itu, risiko struktural jangka panjang tampaknya terbatas berdasarkan proyeksi saat ini.
Selain kekhawatiran teknologi, kondisi likuiditas terus mempengaruhi pergerakan harga. ETF Bitcoin spot telah mempengaruhi aliran pasar dalam beberapa bulan terakhir. Penerbit besar menyesuaikan kepemilikan mereka sebagai respons terhadap permintaan dan pola penebusan.
BlackRock secara berkala mengurangi eksposur Bitcoin dalam produk ETF-nya. Penjualan ini menambah pasokan sementara ke pasar. Akibatnya, momentum harga menghadapi resistansi tambahan selama reli terbaru.
Data pasar berjangka juga mencerminkan tekanan jual yang tinggi. Bearish tetap dominan dalam posisi derivatif selama beberapa minggu terakhir. Aktivitas ini bertepatan dengan tertinggi tiga bulan dalam tekanan jual secara keseluruhan.
Meskipun menghadapi hambatan ini, pergeseran premium menunjukkan sentimen domestik yang membaik. Pasar AS sering berperan sebagai jangkar likuiditas saat volatilitas meningkat. Oleh karena itu, premium positif yang berkelanjutan dapat mendukung stabilisasi harga.
Harga Binance dan Dinamika Pertukaran Global
Harga Binance tetap sedikit di bawah level Coinbase selama pergeseran terbaru. Celah ini memperkuat pembacaan Indeks Premium Coinbase yang positif. Perbedaan ini menyoroti ketidakseimbangan permintaan regional di berbagai bursa.
Fragmentasi likuiditas global sering menciptakan peluang arbitrase jangka pendek. Pedagang merespons cepat terhadap ketidakefisienan harga antar platform utama. Namun, spread yang terus-menerus biasanya mencerminkan tren sentimen regional yang lebih luas.
Premium saat ini menunjukkan akumulasi spot yang lebih kuat di AS. Sementara itu, pasar internasional menunjukkan kondisi permintaan yang lebih seimbang. Divergensi ini membentuk perilaku harga intraday baru-baru ini.
Rebound Bitcoin diikuti oleh beberapa sesi tekanan turun di awal minggu. Pembeli masuk ke pasar setelah harga mendekati zona dukungan jangka pendek. Akibatnya, indikator momentum membaik secara modest.
Kenaikan 24 jam ini membantu mengembalikan kepercayaan setelah konsolidasi yang berkepanjangan. Volume perdagangan juga meningkat seiring pemulihan harga. Turnover yang lebih tinggi mendukung pandangan adanya keterlibatan kembali di bursa AS.
Meskipun premium saja tidak dapat menentukan tren berikutnya, ini memberikan konteks arah. Pembacaan positif yang berkelanjutan sering kali sejalan dengan fase harga yang konstruktif. Oleh karena itu, pasar kini menilai apakah permintaan domestik dapat mengimbangi tekanan struktural yang lebih luas.
Bitcoin terus diperdagangkan di bawah puncaknya secara historis meskipun ada kenaikan terbaru. Namun, metrik berbasis pertukaran kini mengindikasikan potensi pergeseran dalam keseimbangan permintaan. Peserta pasar akan menilai apakah dinamika ini dapat memperpanjang pemulihan yang sedang berlangsung.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Bitcoin Premium Turns Positive as U.S. Demand Rebounds di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.