RSI mingguan Bitcoin turun di bawah 25, menandakan kondisi oversold ekstrem.
Grafik harian menunjukkan konsolidasi di dekat $65.000, mengindikasikan kekuatan pasar yang mendasari.
Posisi short yang padat dan kluster likuiditas menciptakan potensi jebakan bearish atau pembalikan.
Bitcoin — BTC, menarik perhatian trader minggu ini setelah momentum yang dramatis menurun. Grafik mingguan menunjukkan RSI turun di bawah 25, menandai level terendah sepanjang masa. Investor sedang mempertimbangkan apakah ini menandakan rebound yang akan datang atau kerugian lebih lanjut. Sementara itu, grafik harian menunjukkan Bitcoin bergerak stabil di sekitar $65.000. Sinyal yang bercampur ini menyarankan trader harus bersiap menghadapi volatilitas mendadak saat pembeli dan penjual bersiap untuk langkah besar berikutnya.
RSI mingguan terendah dalam sejarah kripto
Rangkaian bear terburuk#XRP #ETH #BTC pic.twitter.com/wfKEA2MPjZ
— Amonyx (@amonyx) 25 Februari 2026
Grafik harian menunjukkan ketahanan. Bitcoin terus mengkonsolidasi di sekitar $65.000, berguling dalam rentang tertentu. Konsolidasi seperti ini sering menarik pembeli, menandakan kepercayaan terhadap pasar. Indeks Premium Coinbase kembali ke zona hijau, pulih dari level yang hilang sejak akhir Q4. Sementara itu, aliran ETF melaporkan masuk bersih sebesar $257 juta, mendukung permintaan. Indikator ini menunjukkan bahwa investor berbasis AS menganggap aksi harga saat ini sebagai konsolidasi yang sehat, bukan penjualan panik.
Grafik mingguan menunjukkan gambaran yang berbeda. Bitcoin telah menutup lebih rendah selama enam minggu berturut-turut, membentuk struktur bearish yang jelas. RSI mingguan yang jatuh ke wilayah oversold ekstrem menandakan tekanan jual yang kuat. Momentum berbalik tajam, mencerminkan koreksi 35% dari puncak pertengahan Januari. Analis menunjukkan posisi short yang padat di sekitar $70.000, menciptakan kluster likuiditas yang padat. Pengaturan seperti ini sering memicu reaksi tajam saat penjual terlalu overextend.
Monitoring order book menjadi sangat penting dalam kondisi ini. Trader memperhatikan sisi mana yang mendominasi. Level RSI yang oversold menunjukkan tekanan jual mungkin sudah hampir habis. Sementara itu, aliran ETF dan rebound CPI mengindikasikan pembeli secara diam-diam mulai masuk kembali. Perang tarik menarik antara bull yang berhati-hati dan bear yang terlalu percaya diri menciptakan kondisi untuk pergerakan mendadak.
Posisi short yang padat menyiapkan panggung untuk potensi jebakan bear. Ketika sentimen menjadi terlalu bearish, setiap pembelian tak terduga dapat memicu squeeze. Analis mencatat adanya kantong likuiditas 7x di sekitar $70.000, penuh dengan taruhan downside. Squeeze ini bisa memaksa short untuk menutup posisi dengan cepat, mendorong Bitcoin lebih tinggi meskipun dalam kondisi mingguan yang lemah. Pembacaan RSI yang oversold memperkuat potensi pembalikan, menunjukkan tekanan jual mungkin sudah mendekati batasnya.
Kluster likuiditas di sekitar level saat ini membuat pasar sangat reaktif. Setiap lonjakan pembelian bisa menyebabkan pergerakan harga yang cepat. Trader memantau aliran ETF dan pergerakan CPI secara ketat, karena ini mencerminkan selera pasar yang lebih luas. Bahkan sentimen hati-hati sekalipun dapat memicu momentum mendadak jika posisi terlalu condong. Kombinasi kondisi oversold dan posisi short yang terkonsentrasi membuat grafik mingguan Bitcoin menjadi sangat menarik.
Meski risiko tetap ada, beberapa tanda menunjukkan peluang. Konsolidasi harian menunjukkan kekuatan dasar, dan aliran ETF mengonfirmasi minat institusional yang berkelanjutan. Indikator momentum di grafik mingguan mungkin menandai titik balik yang akan datang. Trader yang memantau zona likuiditas, perubahan sentimen, dan sinyal teknikal bisa mendapatkan keuntungan awal. Apakah Bitcoin akan rebound tajam atau turun lebih rendah, persiapan dan kewaspadaan tetap kunci.