Pasar Kripto Melonjak di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Akumulasi Whale

  • Bitcoin melonjak karena ketegangan geopolitik dan akumulasi whale mendorong trader menuju strategi safe-haven.
  • Serangan Iran terhadap kilang Ras Tanura meningkatkan volatilitas minyak, memicu arus keluar risiko crypto dan kehati-hatian pasar.
  • Altcoin, emas tokenisasi, dan meme coin menguat di tengah FOMO, hype sosial, dan akumulasi dompet besar.

Komunitas crypto dalam siaga tinggi karena ketegangan geopolitik meningkat, mendorong trader dan investor ke aset safe-haven. Obrolan sosial tentang potensi Perang Dunia 3 meningkat ke level yang belum pernah terlihat sejak Juni 2025.

Menurut platform analitik crypto Santiment, ini terjadi setelah serangan terkoordinasi oleh AS dan Israel di Iran pada 28 Februari 2026, menargetkan situs militer dan kepemimpinan. Iran membalas dengan serangan misil dan drone terhadap posisi Israel dan AS di wilayah Teluk. Oleh karena itu, pasar menghadapi ketidakpastian karena kekhawatiran eskalasi menyebar melalui media sosial dan lantai perdagangan.

Sementara itu, aktivitas pasar crypto semakin intensif, dipimpin oleh akumulasi Bitcoin besar oleh pendiri Strategy, Michael Saylor. Laporan menunjukkan dia membeli 3.015 BTC, meningkatkan cadangan perusahaan menjadi 720.737 BTC dengan biaya rata-rata $75.985.

Akibatnya, trader memantau Bitcoin secara ketat, merespons risiko geopolitik, penutupan pasar regional, dan potensi strategi perlindungan cadangan. Postingan sosial sering menekankan “beli saat murah” sambil mengaitkan aliran ETF dan motif keuntungan dengan narasi keselamatan yang lebih luas.

Guncangan Minyak dan Momentum Altcoin

Konflik di Timur Tengah tidak hanya mempengaruhi harga Bitcoin, tetapi juga harga minyak global. Drone Iran menyerang kilang Saudi Aramco di Ras Tanura, yang menyebabkan penghentian 550.000 barel minyak per hari.

Pasar langsung terpengaruh, mempertimbangkan potensi masalah rantai pasokan yang dihadapi Timur Tengah. Postingan media sosial juga menyebarkan berita tentang korban dan serangan strategis, yang mempengaruhi pasar. Selain itu, keterlibatan AS, Inggris, dan Israel menimbulkan ketakutan, yang mempengaruhi pasar.

Selain Bitcoin, altcoin lain seperti ARC, VVV, SAHARA, dan ALICE juga mendapatkan perhatian. Coin ini dibahas di media sosial, dengan banyak postingan mempromosikan alarm pump, investasi whale, dan promosi bursa. Banyak juga yang mempromosikan integrasi Chainlink dan Venice AI.

Selain itu, aset emas tokenisasi seperti $PAXG dan $XAUT, serta meme coin SHIB dan NEKO, menarik perhatian. Peningkatan risiko geopolitik, bersama pembelian dompet USDC besar, mendorong harga token emas ke $5.400.

Kekhawatiran Pembebasan Token

Trader menjadi berhati-hati karena banyak proyek mengumumkan pembebasan token untuk minggu ini. ENA, HYPE, RED, SOL, dan DOGE adalah beberapa proyek yang merilis jumlah besar. Ini menimbulkan tekanan pada harga.

Namun, proyek-proyek tersebut memiliki alasan yang sah untuk rilis tersebut. Meski begitu, FUD di kalangan masyarakat umum selalu berlebihan. Jadi, Bitcoin dan altcoin mengalami volatilitas harga.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar