$100 Minyak Masuk? Pedagang Energi Bersiap untuk Kenaikan Harga Minyak Mentah saat Ketegangan di Timur Tengah Meningkat

Pedagang minyak tiba-tiba memperhitungkan risiko yang sebelumnya banyak meja perdagangan abaikan: apa yang terjadi jika titik kritis paling penting di Timur Tengah menjadi garis depan.

Ketegangan Selat Hormuz Meningkatkan Premi Perang, Meski Beberapa Melihat Batasan Terhadap Lonjakan $100

Minyak mentah menguat saat konflik yang melibatkan Iran, AS, dan Israel meningkat, dengan perhatian pasar beralih ke Selat Hormuz, jalur sempit yang mengelola sekitar seperlima dari aliran minyak laut dunia.

The Guardian melaporkan bahwa ancaman terhadap pengiriman dan kekhawatiran meningkatnya asuransi membantu memperlambat lalu lintas melalui selat tersebut, dengan kapal tanker berkumpul di kedua sisi saat operator menunggu kejelasan.

Hasil langsungnya adalah munculnya “premi perang” yang tajam. Pada awal minggu ini, Brent melonjak di atas $80 per barel saat para trader bereaksi terhadap serangan, peringatan kepada kapal, dan laporan kerusakan pada kapal tanker.

Fiona Cincotta dari City Index mengatakan bahwa minyak mentah AS bisa didorong ke sekitar $90 jika lalu lintas tidak kembali normal, sementara yang lain menandai $100 Brent sebagai kemungkinan jika gangguan berlanjut.

Namun, beberapa meja perdagangan meredam prediksi yang lebih agresif, berargumen bahwa minyak $100 biasanya memerlukan blokade panjang di Hormuz, gangguan signifikan di pusat ekspor utama, atau gangguan berkelanjutan terhadap pasokan OPEC. Laporan The Guardian yang sama menyebutkan bahwa Iran pada satu titik belum secara resmi menutup jalur tersebut, meskipun aktivitas pengiriman menurun, dan pejabat AS mengatakan jalur air tersebut tetap terbuka.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan bahwa dia akan mengumumkan program untuk mengurangi biaya energi akibat perang hari ini. Guru makro Luke Gromen mengatakan ini secara esensial berarti bahwa “mereka akan mencoba menerapkan kontrol harga lunak pada minyak.”

Pada saat penulisan, WTI diperdagangkan di angka $76,65, naik 26% dalam sebulan terakhir.

FAQ 🔎

  • Apakah minyak pasti akan mencapai $100 per barel?

Tidak—para trader melihat $100 sebagai risiko skenario terkait gangguan berkepanjangan, bukan hasil yang pasti.

  • **Mengapa Selat Hormuz begitu penting?**Ini adalah titik kritis sempit antara Iran dan Oman yang melalui sekitar 20% dari pasokan minyak dunia.
  • **Apa yang mendorong lonjakan harga saat ini?**Meningkatnya konflik, ancaman terhadap pengiriman, insiden kapal tanker, dan kekhawatiran bahwa ekspor bisa tertunda atau dialihkan.
  • **Apa argumen utama melawan lonjakan yang berkelanjutan?**Beberapa perkiraan memperkirakan pasokan global akan melebihi permintaan pada 2026, yang dapat membatasi kenaikan kecuali gangguan semakin dalam.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar