Binance Research merilis laporan cepat tentang pasar minyak, menunjukkan bahwa harga minyak Brent telah naik ke $110 per barel, sudah memperhitungkan risiko penutupan Selat Hormuz selama lebih dari satu bulan, dan batas atas kenaikan harga minyak secara fundamental telah terbentuk; cadangan strategis minyak belum digunakan, kapasitas pengalihan jalur pipa pengganti masih cukup, dan jalur ekspor Iran secara bertahap pulih. Berbagai mekanisme penyangga ini belum sepenuhnya aktif, sehingga jika situasi membaik atau ada kemajuan diplomatik, harga minyak dapat dengan cepat turun kembali ke kisaran $80-$90, dan diharapkan dapat meredakan tekanan makro pasar kripto.
(Latar belakang: WSJ: Penutupan Selat Hormuz adalah “krisis minyak terbesar dalam sejarah” dengan produksi harian menguap 9 juta barel, dampak kekurangan energi mempengaruhi ekonomi global)
(Keterangan tambahan: Jika tidak melewati Selat Hormuz, apakah minyak benar-benar tidak bisa keluar? Apakah ada solusi alternatif?)
Daftar Isi Artikel
Toggle
Akankah harga minyak terus naik? Binance Research memberikan penilaian tegas: batas atas sudah tercapai. Lembaga riset Binance terbaru merilis laporan cepat tentang pasar minyak di platform X, menunjukkan bahwa $110 per barel untuk minyak Brent sudah memperhitungkan risiko penutupan Selat Hormuz selama lebih dari satu bulan, sementara cadangan strategis AS (SPR), cadangan negara anggota IEA, kapasitas pengalihan jalur pipa alternatif, dan jalur ekspor Iran secara bertahap pulih. Banyak mekanisme penyangga ini belum aktif secara penuh, yang berarti bahwa kekuatan pendorong kenaikan harga minyak selanjutnya sedang melemah.
Bagi pasar kripto, sinyal dari laporan ini juga patut diperhatikan — jika harga minyak tetap berada dalam kisaran tertentu, kekhawatiran tentang stagflasi yang menekan aset risiko akhir-akhir ini berpotensi mereda, dan tekanan jual risiko terhadap aset kripto seperti Bitcoin mungkin telah mencapai titik dasar.
🔬 Binance Research: Komentar Cepat Pasar Minyak
Ceiling minyak sudah tercapai.
$110 Brent sudah memperhitungkan penutupan Selat Hormuz selama lebih dari satu bulan. Tapi selain dinamika konflik langsung, beberapa mekanisme kebijakan dan pasar belum sepenuhnya aktif.
1⃣Cadangan strategis… https://t.co/LzFjAj9lTG
— Binance Research (@BinanceResearch) 9 Maret 2026
Dalam laporan cepatnya, Binance Research menyebutkan tiga faktor penyangga yang belum sepenuhnya tercermin dalam harga minyak saat ini.
Pertama adalah cadangan strategis: AS saat ini memiliki sekitar 700 juta barel minyak mentah, dan Gedung Putih telah menyatakan akan mempertimbangkan penggunaan jika situasi memerlukan; cadangan dari negara anggota IEA secara total mengontrol sekitar 4 miliar barel, namun mekanisme pelepasan koordinasi belum diaktifkan, yang menjadi penyangga penting untuk menahan kenaikan harga minyak lebih jauh.
Kedua adalah kapasitas pengalihan jalur pipa: jalur pipa minyak dari Timur ke Barat di Arab Saudi dan jalur Habu Shua’irah—Fujairah di UEA secara teoritis mampu mengangkut sekitar 3,6 juta barel per hari, tetapi saat ini penggunaan aktual hanya sekitar 900 ribu barel per hari, terbatas oleh kemacetan pelabuhan sementara dan kekurangan bahan bakar kapal, bukan kerusakan permanen — hambatan semacam ini biasanya dapat diatasi dalam beberapa minggu.
Ketiga adalah jalur ekspor pengganti Iran: diperkirakan Iran saat ini sedang memulihkan ekspor melalui titik transit regional dan jalur darat, sekitar 1,5 hingga 2 juta barel per hari melalui jalur alternatif ini kembali ke pasar, dan pasokan ini belum sepenuhnya tercermin dalam struktur harga minyak saat ini.
Binance Research menunjukkan bahwa fokus analisis pasar minyak saat ini beralih dari menilai “skala gangguan pasokan” ke menilai “durasi gangguan”. Perubahan kerangka ini sendiri memberikan tekanan ke arah penurunan premi risiko, terutama jika tanda-tanda pelonggaran dalam pembatasan pasokan nyata muncul. Binance Research memperkirakan bahwa harga minyak dalam waktu dekat mungkin akan berada dalam kisaran 100–110 dolar, sebagai batas atas dukungan yang efektif; jika ada kemajuan diplomatik yang signifikan atau jalur pengalihan alternatif terbuka, harga minyak dapat dengan cepat kembali ke kisaran 80–90 dolar.
Bagi investor kripto, kesimpulan dari Binance Research menunjukkan adanya titik balik penting: skenario ekonomi makro terburuk yang menekan pasar kripto, yang didasarkan pada asumsi kenaikan harga minyak yang terus berlanjut, tampaknya telah berlalu. Dalam kondisi harga minyak sekitar $110 per barel, ketegangan geopolitik yang mereda, dan alat kebijakan (seperti pelepasan cadangan) yang belum digunakan, tren kenaikan harga minyak tampaknya telah terkendali.
Menurut Binance Research, tekanan jual yang berasal dari pengurangan risiko dan penghindaran risiko mungkin telah mencapai titik dasar, mendukung stabilisasi bahkan rebound pasar kripto. Namun, perlu diingat bahwa penilaian ini bersyarat: jika situasi memburuk secara signifikan, batas atas harga di kisaran $100–$110 akan kembali diuji.