12 Maret, berita dari AS menyebutkan Presiden Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah meraih “kemenangan” dalam konflik militer dengan Iran, dan menyatakan bahwa Operasi Epic Fury yang berlangsung sekitar 10 hari telah mencapai tujuan utama. Dengan munculnya sinyal meredanya ketegangan di Timur Tengah, sentimen risiko di pasar keuangan global membaik secara signifikan, dan pasar aset kripto bereaksi dengan cepat.
Dalam pidatonya, Trump menyatakan bahwa militer AS telah menghancurkan sekitar 80% dari fasilitas peluncuran rudal Iran dan sebagian besar kekuatan angkatan lautnya, serta menggambarkan operasi militer ini sebagai “insiden kecil jangka pendek”. Meskipun tentara AS akan tetap mempertahankan skala penempatan tertentu untuk menjaga stabilitas regional, perubahan dari konflik yang meningkat menjadi narasi “kemenangan” dipandang pasar sebagai sinyal penurunan risiko geopolitik yang penting.
Dengan berkurangnya sentimen safe haven, sebagian dana mulai beralih dari aset safe haven tradisional seperti emas dan dolar AS ke aset berisiko. Pasar mata uang kripto menjadi salah satu indikator penting yang mencerminkan perubahan suasana hati ini.
Dampak kekhawatiran perang menyebabkan Bitcoin sempat turun ke kisaran tengah $60.000 minggu ini, tetapi dengan ekspektasi meredanya situasi, harga cepat rebound, naik lebih dari 5%, dan kembali menembus level psikologis $70.000. Sementara itu, Ethereum dan berbagai aset digital utama lainnya juga pulih secara bersamaan, sehingga total kapitalisasi pasar kripto global kembali ke sekitar $2,45 triliun.
Dari segi teknikal, Bitcoin saat ini masih berada dalam fase konsolidasi volatil sejak puncaknya di Februari. Resistance utama yang menjadi perhatian saat ini berada di sekitar $72.500, dan jika penutupan harian mampu stabil di atas level tersebut disertai volume transaksi yang meningkat, pasar kemungkinan akan mengonfirmasi breakout dan memulai tren kenaikan baru.
Untuk support jangka pendek, wilayah $67.500 hingga $68.000 dianggap sebagai garis pertahanan penting. Selama harga tetap di atas kisaran ini, struktur bullish secara keseluruhan tetap valid. Dari indikator teknikal, indikator momentum BBP telah berubah menjadi kolom hijau, yang biasanya dianggap sebagai sinyal bullish jangka pendek, menunjukkan kekuatan bullish mulai mendominasi.
Para analis pasar berpendapat bahwa tren saat ini didorong oleh ekspektasi penurunan risiko geopolitik, sehingga keberlanjutan kenaikan masih bergantung pada apakah situasi benar-benar akan berhenti berperang dan harga minyak internasional tetap stabil. Jika ketegangan di Timur Tengah semakin mereda, premi ketidakpastian di pasar kemungkinan akan berkurang secara bertahap, menciptakan peluang bagi Bitcoin untuk menembus ke level harga yang lebih tinggi. Beberapa investor bahkan menyebut skenario ini sebagai “Perdamaian Trump”, yang diyakini dapat menjadi katalis utama mendorong Bitcoin menuju harga enam digit.