Nasdaq sedang mengembangkan model tokenisasi saham, di mana perusahaan menerbitkan dana untuk token yang terintegrasi langsung ke dalam daftar pemegang saham resmi. Pendekatan ini membantu tokenisasi saham memiliki nilai hukum yang setara dengan sekuritas tradisional, sekaligus memanfaatkan blockchain untuk mempercepat proses pembayaran.
Di Asia, Otoritas Moneter Hong Kong berencana mengeluarkan lisensi stablecoin pertama bulan ini, dengan calon penerbit potensial termasuk HSBC dan Standard Chartered. Kerangka hukum baru ini memungkinkan bank tradisional menerbitkan stablecoin dalam lingkungan yang diatur secara ketat.
Di Amerika Serikat, SEC sedang meninjau mekanisme pembebasan untuk memungkinkan perdagangan terbatas beberapa token sekuritas, membuka jalan bagi pasar percobaan berbasis blockchain.
Seiring itu, platform crypto mulai menawarkan produk perdagangan aset tradisional seperti minyak 24/7. Menurut Forum Ekonomi Dunia, tokenisasi aset nyata dapat membantu perusahaan di pasar berkembang mengakses modal dengan lebih mudah di masa depan.