Gate News berita, 16 Maret, meskipun Polygon (POL) mengalami sebagian kenaikan pada awal 2026, harga terakhir menunjukkan rebound jangka pendek sekitar 4%, dan pasar sedang memantau berbagai faktor positif yang berpotensi mendorong permintaan kembali meningkat.
Pengusul Proposal Perbaikan Polygon (PIP), Just Hopmans, baru-baru ini mengajukan skema pembagian biaya baru yang berencana pertama kali mendistribusikan biaya transaksi prioritas kepada delegator POL, memperluas kerangka pembagian biaya PIP-65 sebelumnya. Jika disetujui, sekitar 33.000 delegator akan dapat memperoleh manfaat dari biaya transaksi prioritas jaringan, sekaligus meningkatkan insentif validator dan tingkat keamanan jaringan.
Co-founder sekaligus CEO Polygon, Sandeep Nailwal, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap proposal ini. Analisis pasar memperkirakan mekanisme berbagi biaya ini dapat meningkatkan daya tarik staking POL, memperpanjang periode penguncian, dan mengaitkan pendapatan langsung dengan aktivitas jaringan, sehingga memberikan dukungan jangka panjang terhadap permintaan token. Proposal ini diperkirakan akan memasuki tahap peninjauan dalam dua minggu ke depan.
Selain itu, proyek DeFi Layer-2 yang diinkubasi oleh Polygon Labs, Katana, akan meluncurkan program distribusi token pada 18 Maret, dengan 15% dari pasokan dialokasikan untuk airdrop komunitas sebagai insentif bagi staking POL. Tim menyatakan sekitar 140 juta vKAT akan tersedia saat acara penerbitan token (TGE), sementara sisanya akan dirilis secara bertahap selama empat tahun.
Dengan faktor-faktor seperti proposal distribusi biaya, insentif airdrop, dan peningkatan aktivitas jaringan yang berkelanjutan, pasar umumnya memandang Maret 2026 sebagai periode penting bagi ekosistem Polygon, dan perubahan permintaan POL selanjutnya menjadi perhatian utama investor.