Pada periode 18 Maret 2026 pukul 18:45 hingga 19:00 (UTC), tingkat pengembalian BTC dalam 15 menit tercatat sebesar -0,72%, dengan kisaran harga berfluktuasi antara 70.946,6 hingga 71.615,2 USDT, dengan volatilitas mencapai 0,93%. Pada waktu tersebut, perhatian pasar meningkat, volume transaksi aktif, dan tekanan jual mendominasi pasar dalam waktu singkat, sehingga volatilitas jangka pendek menjadi lebih jelas.
Faktor utama yang memicu pergerakan ini adalah konsentrasi aliran besar BTC di on-chain ke bursa utama. Selama periode 18:45-19:00, terdeteksi dua transfer besar yang totalnya mencapai 2.150 BTC menuju bursa, ditambah dengan net inflow BTC ke bursa yang mencapai +2.050 BTC, secara tegas menunjukkan adanya potensi tekanan jual besar yang sedang dilepaskan. Selain itu, kedalaman order jual di pasar spot dan kontrak derivatif meningkat secara bersamaan, sementara daya serap pembeli kurang memadai, sehingga mendorong harga semakin cepat turun.
Selain itu, volume posisi terbuka (Open Interest) di pasar derivatif selama periode ini menurun sekitar 4%, rasio long/short dari 1,08 turun menjadi 0,97, menunjukkan bahwa posisi long secara aktif atau pasif ditutup, dan kekuatan short meningkat. Biaya dana kontrak sementara turun ke 0,008%, memperkuat tekanan dari posisi short. Aktivitas transaksi on-chain meningkat, dengan jumlah alamat aktif baru dan jumlah transaksi masing-masing naik 8% dan 10% secara bulanan, namun rata-rata nilai per transaksi tidak mengalami perubahan signifikan, menunjukkan bahwa pergerakan besar on-chain ini menjadi penggerak utama volatilitas. Seluruh platform perdagangan utama di pasar menunjukkan net inflow, menandakan bahwa pergerakan ini memiliki karakter resonansi pasar yang kuat dan bukan kejadian isolasi.
Risiko jangka pendek harus memperhatikan aliran BTC besar berikutnya ke bursa dan data net inflow, serta apakah volume posisi kontrak dan rasio long/short akan terus menurun, serta pemulihan kedalaman order beli. Jika tekanan jual on-chain berlanjut atau suasana pasar melemah, risiko volatilitas harga tetap ada. Investor disarankan untuk terus memantau kondisi pasar secara real-time, dinamika dana on-chain, serta level resistansi dan support utama, dan waspada terhadap fluktuasi tajam selama proses pergerakan, agar dapat memperoleh informasi pasar langsung yang lebih akurat.