Berita Gate News, pada 19 Maret, Komite Perbankan Senat berencana untuk membahas RUU Clarity (Clarity Act) pada paruh kedua bulan April, guna menyelesaikan legislasi aset digital yang sebelumnya terhenti karena sengketa terkait hasil stabilitas dan ketentuan lainnya. Senator Cynthia Lummis menyatakan bahwa sebagian besar ketentuan telah mencapai konsensus, sementara Senator Bernie Moreno memperingatkan bahwa jika RUU ini tidak disahkan sebelum Mei, legislasi mengenai struktur pasar kripto nasional mungkin akan mengalami penundaan jangka panjang.
Jadwal revisi ini memberi tekanan pada Partai Republik di Senat, dengan dua minggu di paruh kedua bulan April (tanggal 13 dan 20) berpotensi menjadi jendela waktu bagi Komite Perbankan untuk mengambil tindakan. Jika RUU ini disetujui di komite, perlu dilakukan koordinasi dengan versi yang diajukan Komite Pertanian pada Januari untuk memastikan pengajuan yang lancar ke sidang pleno.
Ketentuan hasil stabilitas tetap menjadi hambatan terbesar dalam legislasi ini. Pihak perbankan khawatir bahwa mengizinkan penerbit stablecoin untuk menawarkan imbal hasil yang terkait dengan saldo token akan melemah daya saing simpanan bank kecil. Lummis menyatakan bahwa kompromi sedang dirancang, yang akan menghapus kata-kata yang mirip dengan produk bank, tetapi draf akhir belum dipublikasikan. Senator Tim Scott, Thom Tillis, dan Angela Alsobrooks sedang melakukan negosiasi dengan Gedung Putih terkait hal ini.
Selain itu, ketentuan tentang keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan norma etika juga dapat mempengaruhi proses legislasi. Partai Demokrat menuntut penguatan perlindungan keamanan nasional dan membatasi Presiden, Wakil Presiden, anggota Kongres, serta pejabat tinggi lainnya dalam menerbitkan atau mempromosikan aset kripto dan stablecoin. Permintaan ini berbeda dengan posisi Partai Republik dan Gedung Putih, sehingga membuat negosiasi menjadi lebih kompleks.
Jika Komite Perbankan menyelesaikan pemungutan suara pada akhir April, RUU ini akan masuk ke tahap pembahasan di sidang pleno, tetapi harus menyelesaikan pemungutan suara penting sebelum Memorial Day pada 21 Mei, jika tidak, jadwal akan terpengaruh oleh pemilihan paruh waktu. Beberapa minggu ke depan akan menjadi periode krusial untuk menentukan apakah RUU Clarity dapat didorong maju pada 2026, di mana kompromi terkait hasil stabilitas, pengecualian DeFi, dan ketentuan etika akan secara langsung mempengaruhi keberhasilan legislasi ini.