Laporan dari Jinse Caijing, pada 24 Maret, penasihat militer pemimpin tertinggi Iran yang baru, Muhsin Rezaei, menegaskan dalam sebuah wawancara yang dirilis oleh stasiun televisi nasional Iran pada 23 Maret bahwa Iran hanya akan menghentikan perang setelah mendapatkan semua ganti rugi, semua sanksi ekonomi dicabut, dan mendapatkan perlindungan hukum internasional dari Amerika Serikat agar tidak ikut campur dalam urusan Iran. Rezaei juga menegaskan bahwa sengketa antara Iran dan Amerika Serikat bukan hanya tentang konflik kali ini, atau serangan Israel dan AS terhadap Iran pada Juni tahun lalu, melainkan telah berlangsung selama 47 tahun sejak kemenangan Revolusi Islam Iran pada 1979, dan harus diselesaikan secara tuntas. (CCTV International News)