Tether Menuju Transparansi dengan Audit Penuh Aset dan Kewajiban sebagai langkah besar dalam pendekatan pelaporannya. Perusahaan telah melibatkan firma akuntansi Big Four untuk melakukan audit keuangan independen pertama yang mencakup cadangan dan kewajiban terkait USDT.
Tether menyatakan telah memilih firma akuntansi Big Four setelah proses peninjauan kompetitif. Beberapa firma menilai sistem, pengendalian, dan standar pelaporan perusahaan dalam beberapa minggu terakhir. Perusahaan belum mengungkapkan nama firma tersebut.
Audit akan mencakup seluruh struktur keuangan Tether. Ini termasuk aset digital, cadangan tradisional, dan kewajiban tokenisasi yang terkait dengan USDT. Tujuannya adalah memberikan gambaran keuangan yang lengkap dan terverifikasi.
CEO Paolo Ardoino menggambarkan langkah ini sebagai “momen penentu.” Ia mengatakan audit ini menyelaraskan Tether dengan standar institusional. Perusahaan berencana merilis temuan setelah selesai.
USDT tetap menjadi stablecoin terbesar berdasarkan nilai pasar. Pasokannya melebihi $184 miliar berdasarkan data terbaru. Audit akan meninjau aset yang mendukung pasokan yang beredar ini.
TETHER MELIBATKAN FIRMA BIG FOUR UNTUK AUDIT KEUANGAN PERTAMA
Perusahaan menyatakan ini akan menjadi audit perdana terbesar dalam sejarah keuangan, mencakup pasokan USDT lebih dari $184 miliar dan campuran kompleks aset digital, cadangan tradisional, dan kewajiban tokenisasi.
Ini menandai langkah besar… pic.twitter.com/3X147ZuAci
— Bitcoin News (@BitcoinNewsCom) 24 Maret 2026
Proses ini akan memeriksa baik cadangan maupun kewajiban. Akan dinilai apakah aset sesuai dengan token yang diterbitkan. Termasuk meninjau tingkat likuiditas dan komposisi aset.
Tether menyatakan audit ini akan mengonfirmasi bahwa USDT sepenuhnya didukung. Juga akan memverifikasi kemampuan memenuhi permintaan penebusan. Pemeriksaan ini adalah standar dalam audit keuangan besar.
Tether mengatakan akan menyesuaikan beberapa sekuritas yang terdaftar dalam beberapa hari mendatang. Perubahan ini bagian dari strategi optimalisasi cadangan. Firma bertujuan memperbaiki struktur aset dan kejelasan pelaporan.
Perusahaan mencatat bahwa pembaruan ini akan terlihat selama proses audit. Ini memungkinkan pengulas eksternal mengikuti perubahan cadangan. Juga memastikan transparansi selama masa transisi.
Sistem dan pengendalian internal juga akan ditinjau. Auditor akan menilai bagaimana cadangan dikelola dan dilaporkan. Termasuk pengendalian risiko dan prosedur operasional.
Tether sebelumnya merilis attestasi berkala tentang cadangannya. Laporan ini memberikan gambaran terbatas tentang dukungan keuangan. Audit penuh menawarkan tinjauan yang lebih rinci dan berkelanjutan.
Perusahaan menyatakan langkah ini melampaui praktik industri standar. Ini mencerminkan permintaan akan transparansi yang lebih dalam di pasar aset digital. Institusi sering membutuhkan laporan keuangan yang diaudit.
Tether melaporkan USDT melayani lebih dari 550 juta pengguna di seluruh dunia. Skala ini meningkatkan kebutuhan data yang jelas dan terverifikasi. Audit bertujuan memenuhi harapan ini dan meningkatkan standar pengungkapan.