Berita Gate News, Gedung Putih telah menyelesaikan tinjauan regulasi terhadap sebuah aturan usulan dari Departemen Tenaga Kerja yang bertujuan untuk mengubah pilihan investasi dalam rencana pensiun 401(k) senilai 10 triliun dolar AS di Amerika Serikat, sekaligus membuka jalan bagi masuknya mata uang kripto ke dalam rencana kontribusi tetap. Jika disetujui akhirnya, aturan ini akan merevisi panduan bagi wali amanat rencana yang diatur oleh Undang-Undang Jaminan Pendapatan Pensiun Karyawan (ERISA), memungkinkan penyelenggara rencana memasukkan aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, dan lain-lain, serta ekuitas swasta sebagai opsi investasi yang ditunjuk.
Usulan ini berasal dari perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Donald Trump tahun lalu, yang meminta Departemen Tenaga Kerja untuk mendorong penggunaan aset alternatif dalam rencana pensiun yang dipilih secara mandiri oleh peserta. Selain itu, Komisi Sekuritas dan Bursa, Departemen Keuangan, dan lembaga federal lainnya diperintahkan untuk mengeksplorasi kelayakan aset digital dan investasi alternatif lainnya dalam rencana pensiun. Selama proses peninjauan, Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih (OIRA) menilai bahwa aturan ini “memiliki arti ekonomi yang signifikan,” yang akan memicu analisis tambahan berdasarkan Perintah Eksekutif Nomor 12866, yang berlaku untuk regulasi yang diperkirakan berdampak ekonomi lebih dari 200 juta dolar AS per tahun atau memiliki efek ekonomi substansial.
Saat ini, aturan usulan tersebut belum menetapkan batas waktu hukum final, tetapi penerbitannya akan memberikan dukungan kebijakan penting untuk penerapan mata uang kripto di pasar pensiun AS. Sementara itu, tabungan pensiun di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi. Menurut data dari Fidelity Investments, saldo rata-rata akun 401(k) pada kuartal ketiga tahun 2025 mencapai 144.400 dolar AS, meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya, dan saldo rata-rata akun pensiun individu (IRA) mencapai 137.902 dolar AS, meningkat 7% dari tahun sebelumnya.
Analisis industri memperkirakan bahwa jika aturan ini resmi berlaku, aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum akan memperoleh saluran investasi institusional yang lebih luas, berpotensi menarik masuk banyak dana jangka panjang, serta mendorong peningkatan model pengelolaan rencana pensiun. Perkembangan regulasi ini menandai peningkatan posisi aset digital dalam sistem keuangan tradisional dan mungkin menjadi titik balik penting dalam alokasi aset di pasar pensiun di masa depan. (The Block)