Google 搜尋 Fitur Mode AI memperluas fungsi reservasi restoran ke 8 negara, Hong Kong dan Singapura masuk dalam daftar gelombang pertama

Google mengumumkan pada 10 April bahwa fitur reservasi restoran AI Mode di Google Search untuk pertama kalinya diperluas ke wilayah di luar Amerika Serikat, dengan menambahkan 8 pasar: Australia, Kanada, Hong Kong, India, Selandia Baru, Singapura, Afrika Selatan, dan Inggris. Ini adalah langkah terbaru Google dalam menyematkan kemampuan agentic AI ke produk pencarian inti.

AI membantumu mencari restoran, memeriksa ketersediaan, dan memesan dalam sekali klik

Fitur ini memungkinkan pengguna di AI Mode Google Search untuk menjelaskan kebutuhan dengan bahasa alami—misalnya jumlah orang, waktu, dan jenis masakan yang ingin dicoba—lalu AI akan secara otomatis mencari kursi yang tersedia secara real-time di berbagai platform dan situs web, serta menyaring opsi yang sesuai dengan kriteria. Pengguna hanya perlu mengklik sekali untuk menyelesaikan reservasi melalui mitra Google.

Berbeda dari pencarian tradisional, AI Mode tidak hanya menampilkan daftar restoran, melainkan secara aktif membantu pengguna menjalankan alur lengkap “mencari → membandingkan → memesan”. Ini adalah yang disebut Google sebagai “agentic capabilities”—AI tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi menggantikan pengguna untuk melakukan tindakan.

Pertama kali diperluas ke 8 pasar di luar Amerika Serikat

Dari 8 pasar yang ditambahkan, kawasan Asia-Pasifik menyumbang 5 di antaranya (Australia, Hong Kong, India, Selandia Baru, Singapura), yang menunjukkan bahwa penataan pencarian AI Google untuk pasar Asia-Pasifik sedang dipercepat. Bergabungnya Hong Kong dan Singapura patut mendapat perhatian khusus, karena kedua pasar ini juga merupakan pusat penting bagi mata uang kripto dan keuangan digital.

Perlu dicatat bahwa Taiwan belum masuk dalam daftar ekspansi gelombang pertama. Mengingat penetrasi Google Search yang tinggi di Taiwan, kemungkinan masuk di kemudian hari sangat besar.

Agentic AI beralih dari obrolan ke tindakan

Fitur reservasi restoran di Google Search adalah contoh khas agentic AI yang diwujudkan dalam skenario konsumen. Dalam setahun terakhir, fokus pengembangan AI bergeser dari “menjawab pertanyaan” ke “menjalankan tugas”—Anthropic meluncurkan aplikasi desktop Claude Cowork, OpenAI meluncurkan Operator untuk menjalankan operasi browser, dan Google memilih untuk menyematkan kemampuan agent langsung ke mesin pencari.

Keunggulan jalur ini adalah Google memiliki pintu masuk pencarian terbesar di dunia—pengguna tidak perlu mempelajari alat baru, cukup melakukan pencarian seperti biasa, lalu AI akan otomatis mengambil alih pekerjaan eksekusi berikutnya. Bagi pelaku industri restoran dan platform reservasi, ini berarti Google sedang menjadi pintu masuk reservasi baru, yang berpotensi mengubah pola pembagian arus lalu lintas yang ada.

Artikel Google Search AI Mode, fitur reservasi restoran diperluas ke 8 negara, Hong Kong dan Singapura masuk dalam daftar gelombang pertama, pertama kali muncul di Lian News ABMedia.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar