Aave meluncur di X Layer pada 30 Maret, memperluas protokol pinjam-meminjamnya ke jaringan kompatibel Ethereum milik OKX, saat OKX memperkenalkan integrasi tersebut untuk memberi 120 juta pengguna globalnya akses langsung ke alat keuangan terdesentralisasi melalui dompetnya, tanpa memerlukan bridging atau pengaturan tambahan.
Penyebaran ini menghadirkan infrastruktur pinjam-meminjam Aave ke X Layer. Akibatnya, pengguna kini dapat mengakses layanan DeFi secara langsung melalui OKX Wallet.
Menurut Stani Kulechov, pendiri Aave Labs, langkah ini menghubungkan likuiditas Aave dengan basis pengguna yang terus bertumbuh. Ia menambahkan bahwa integrasi ini mendukung akses yang lebih mudah untuk melakukan pinjaman, memperoleh penghasilan, dan membangun aplikasi.
Aave beroperasi sebagai salah satu protokol likuiditas terdesentralisasi terbesar. Ia telah berkembang ke lebih dari selusin jaringan blockchain selama beberapa tahun. Oleh karena itu, kehadirannya di X Layer memperluas jejak yang sudah ada.
Integrasi berjalan pada Aave v3.6 dan mendukung berbagai aset saat peluncuran. Pengguna dapat menyuplai token seperti USDT0, USDG, GHO, xBTC, dan xETH untuk memperoleh hasil (yield).
Selain itu, pengguna dapat meminjam aset tanpa menjual kepemilikan. Mereka dapat menggunakan jaminan untuk mengakses likuiditas di seluruh token yang didukung, termasuk stablecoin dan aset kripto.
Lebih lanjut, X Layer memperkenalkan enam mode efisiensi khusus. Ini memungkinkan rasio pinjaman terhadap nilai (loan-to-value) yang lebih tinggi untuk pasangan aset tertentu. Sebagai contoh, pasangan liquid staking dapat mencapai hingga 88% LTV.
Struktur ini meningkatkan efisiensi modal. Struktur ini memungkinkan pengguna untuk menempatkan lebih banyak aset mereka tanpa meninggalkan margin berlebih dalam keadaan tidak terpakai.
Peluncuran ini juga memperdalam integrasi di dalam ekosistem OKX. Pengguna dapat mengelola posisi Aave secara langsung di dalam antarmuka OKX Wallet.
Selain itu, posisi deposit yang ditokenkan, yang dikenal sebagai aTokens, dapat diperdagangkan di bursa terdesentralisasi OKX. Ini menghilangkan kebutuhan untuk menarik dana sebelum melakukan perdagangan.
Platform ini mendukung penetapan harga real-time dan data pasar untuk aset-aset tersebut. Sementara itu, pengguna dapat menghubungkan dompet, memilih X Layer, dan mulai melakukan transaksi segera tanpa langkah konfigurasi tambahan.