Menurut laporan CITIC, belanja modal (capex) AI oleh penyedia cloud utama diperkirakan akan mendorong sekitar 3,5 triliun dolar AS dalam kebutuhan pembiayaan eksternal selama lima tahun ke depan, seiring intensitas capex naik dari 12% dari pendapatan pada 2023 menjadi lebih dari 40% pada 2027.
Tantangan utamanya berpusat pada kapasitas pembayaran utang: aplikasi AI harus menghasilkan sekitar 1 triliun dolar AS dalam pendapatan tahunan untuk menutup biaya utang, dengan margin keuntungan sekitar 50% dan periode penyusutan aset kira-kira lima tahun. CITIC memperkirakan jatuh tempo obligasi penyedia cloud besar akan memuncak pada 2027–2032, dengan pembayaran tahunan mencapai sekitar 28 miliar dolar AS—naik 60% dibanding 2024–2026—sehingga meningkatkan tekanan untuk pembiayaan ulang.