Pusat Data AI akan Mengonsumsi 3% Permintaan Global Mineral Tanah Jarang pada 2030

Sprott Asset Management mengidentifikasi kecerdasan buatan, pertahanan, dan elektrifikasi sebagai tiga kekuatan struktural yang mendorong permintaan unsur tanah jarang, menurut sebuah laporan yang dikutip MINING.COM. International Energy Agency memperkirakan pusat data AI akan mengonsumsi 3% dari permintaan global unsur tanah jarang magnetik pada 2030, sementara penyedia layanan cloud skala besar utama diperkirakan akan menggelontorkan $400 miliar untuk belanja modal terkait AI pada 2025. Pergeseran ini mengangkat unsur tanah jarang dari komoditas siklikal tradisional menjadi sumber daya strategis yang krusial bagi keamanan nasional, persaingan teknologi, dan infrastruktur energi.

Pusat Data AI Mendorong Konsumsi Unsur Tanah Jarang Baru

Perusahaan teknologi besar terus berinvestasi dengan modal yang besar untuk pembangunan pusat data AI, dengan penyedia layanan cloud hyperscale global diperkirakan mengalokasikan $400 miliar untuk belanja modal terkait AI pada 2025. Pusat data AI memerlukan GPU berperforma tinggi di samping sistem pendingin yang luas, peralatan manajemen daya, alat manufaktur semikonduktor, perangkat penyimpanan data, dan infrastruktur komunikasi berkecepatan tinggi. Sistem-sistem ini secara ekstensif menggunakan bahan magnet permanen unsur tanah jarang dan elemen unsur tanah jarang magnetik lainnya.

International Energy Agency memproyeksikan pusat data AI akan menyumbang sekitar 3% dari permintaan global unsur tanah jarang magnetik pada 2030. Sistem pendingin pusat data mewakili kira-kira 20% dari total biaya daya, dan motor magnet permanen berdaya efisiensi tinggi dapat secara efektif mengurangi konsumsi energi. Pertumbuhan industri AI akan semakin meningkatkan permintaan untuk magnet berperforma tinggi, menciptakan sumber pertumbuhan pasar baru.

Belanja Pertahanan Meningkatkan Permintaan Unsur Tanah Jarang

Pengeluaran militer global saat ini mencapai sekitar $2,6 triliun, dengan NATO memutuskan untuk menaikkan belanja pertahanan menjadi 5% dari PDB. Konflik geopolitik baru-baru ini, termasuk perang Rusia-Ukraina, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, dan menguatnya persaingan teknologi AS-Tiongkok, telah mendorong kenaikan berkelanjutan pada anggaran pertahanan nasional. Peralatan militer canggih seperti rudal, sistem pertahanan udara, pesawat tempur, drone, sistem radar, dan senjata berpemandu presisi secara ekstensif menggunakan bahan magnet permanen unsur tanah jarang berperforma tinggi, yang menempatkan unsur tanah jarang sebagai material strategis yang krusial.

Transisi Energi Mempertahankan Permintaan Jangka Panjang yang Stabil

Transisi energi tetap menjadi pilar jangka panjang paling stabil bagi permintaan unsur tanah jarang. Motor penggerak kendaraan listrik, motor industri berefisiensi tinggi, dan turbin angin lepas pantai sangat bergantung pada bahan magnet permanen unsur tanah jarang. Sprott mengutip estimasi pasar yang menunjukkan permintaan industri energi bersih untuk bahan magnet permanen dapat lebih dari dua kali lipat pada 2050. Meskipun pertumbuhan pasar kendaraan listrik Amerika Utara melambat, pasar Eropa, Tiongkok, dan Asia mempertahankan ekspansi yang stabil. Kebijakan netralitas karbon nasional akan terus mendukung permintaan unsur tanah jarang dalam jangka panjang.

Tiongkok Mengendalikan 94% Produksi Magnet Permanen Global

Pasokan unsur tanah jarang global masih sangat terkonsentrasi di Tiongkok, yang menjadi faktor risiko terbesar pasar. Tiongkok saat ini menguasai sekitar 94% kapasitas produksi material magnet permanen global. Negara itu tidak hanya memegang output pertambangan unsur tanah jarang terbesar, tetapi juga mendominasi proses pemisahan dan pemurnian, pemrosesan material magnet, serta seluruh rantai pasokan. Amerika Serikat menyumbang sekitar 13% dari produksi mineral unsur tanah jarang global, tetapi bergantung pada Tiongkok untuk sekitar dua pertiga dari permintaannya. Bahkan negara-negara yang memiliki cadangan mineral unsur tanah jarang pun tidak memiliki kemampuan pemrosesan penuh, sehingga sulit untuk benar-benar mengurangi ketergantungan pada Tiongkok.

Rekonstruksi Rantai Pasokan Memerlukan Waktu Rata-rata 16 Tahun

Rekonstruksi rantai pasokan tidak dapat diselesaikan dalam jangka pendek. Sprott menunjukkan tambang baru memerlukan rata-rata 16 tahun dari penemuan mineral hingga produksi resmi. Rentang waktu ini mencakup eksplorasi, penilaian lingkungan, izin pertambangan, pembiayaan, pembangunan pabrik, dan pembentukan teknologi peleburan. Bahkan dengan promosi aktif pemerintah, situasi jangka pendek dominasi pasar Tiongkok tetap sulit diubah. Pembatasan Tiongkok terhadap ekspor teknologi pemisahan unsur tanah jarang juga menciptakan hambatan teknis yang lebih tinggi bagi negara lain yang mencoba membangun kemampuan pemrosesan lengkap, yang menunjukkan bahwa reorganisasi rantai pasokan global akan menjadi pekerjaan jangka panjang.

FAQ

Berapa persentase produksi magnet permanen global yang dikendalikan Tiongkok?
Tiongkok mengendalikan sekitar 94% kapasitas produksi material magnet permanen global, menurut laporan Sprott Asset Management yang dikutip MINING.COM.

Seberapa banyak pusat data AI akan mengonsumsi permintaan unsur tanah jarang global pada 2030?
International Energy Agency memperkirakan pusat data AI akan mengonsumsi sekitar 3% dari permintaan global unsur tanah jarang magnetik pada 2030.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa tambang unsur tanah jarang baru ke produksi?
Sprott menunjukkan tambang baru memerlukan rata-rata 16 tahun dari penemuan mineral hingga produksi resmi, yang melibatkan eksplorasi, penilaian lingkungan, izin, pembiayaan, pembangunan, dan pembentukan teknologi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar