Berdasarkan keterbukaan keuangan untuk kuartal yang berakhir pada 28 Maret 2026, AI Financial Corporation melaporkan rugi bersih sebesar 271,5 juta dolar AS dan memperingatkan bahwa terdapat keraguan yang signifikan mengenai kemampuannya untuk terus beroperasi kecuali jika ia meningkatkan likuiditas dan memperoleh pendanaan tambahan. Perusahaan yang tercatat di Nasdaq itu menghasilkan pendapatan kuartalan sebesar 4,7 juta dolar AS dari bisnis fintech pembayaran kripto.
Kerugian tajam tersebut terutama didorong oleh rugi yang belum direalisasi sebesar 348,3 juta dolar AS atas kepemilikan token WLFI sebanyak 7,28 miliar, yang turun dari sekitar 1 miliar dolar AS pada akhir tahun 2025 menjadi 706 juta dolar AS pada akhir kuartal. Perusahaan juga melaporkan defisit modal kerja sebesar 5,5 juta dolar AS dan menyatakan bahwa operasi ke depan akan bergantung pada perluasan pendapatan fintech dan penggalangan modal melalui pembiayaan utang atau ekuitas.