Menurut Bloomberg, saham Alphabet Inc. (GOOGL) turun hampir 5% pada Kamis, 17 Juli, setelah laporan mengindikasikan bahwa Google tertinggal selama berbulan-bulan dari jadwal dalam merilis Gemini 3.5 Pro, model artificial intelligence unggulannya. Keterlambatan itu diduga berasal dari kinerja model yang lebih rendah dari kemampuan coding dibanding ekspektasi internal.
Di Stocktwits, para trader ritel sebagian besar menganggap penjualan massal itu berlebihan, dengan banyak yang menyebut penurunan tersebut sebagai peluang untuk membeli. Seorang trader mencatat bahwa memberi tambahan waktu untuk meningkatkan performa coding adalah “quality over haste”, sementara yang lain menolak reaksi pasar sebagai reaksi berlebihan terhadap keterlambatan tersebut.