Menurut Stocktwits, saham Alphabet (GOOGL) turun 11,2% di bulan Juni dan menuju kinerja bulanan terburuknya sejak Februari 2025. Kekhawatiran atas belanja modal yang tinggi oleh Alphabet dan perusahaan teknologi besar lainnya, serta aliran dana investor ke sektor semikonduktor, telah menekan saham tersebut.
Para analis tetap optimistis, dengan 57 dari 64 memberikan rating 'Beli' atau lebih tinggi dan menetapkan target harga rata-rata 337,37 dolar AS, yang mengindikasikan potensi kenaikan 28% dari penutupan Jumat lalu. Namun, saham teknologi lain seperti Amazon dan Microsoft dipandang menawarkan potensi kenaikan yang lebih besar, sementara rasio harga terhadap laba forward Alphabet sebesar 26,9 telah menghalangi sebagian pedagang ritel.