Co-Founder Arch Lending Menganjurkan Peminjaman dengan Jaminan Kepemilikan Bitcoin

BTC-3,6%
ETH-0,72%
SOL-1,72%

Himanshu Sahay, co-founder dan CTO Arch Lending, berpendapat pemegang Bitcoin seharusnya meminjam dengan jaminan dari kepemilikannya daripada menghabiskan kriptokurensi tersebut. Sahay mendirikan Arch Lending pada awal 2022 bersama CEO Dhruv Patel, dan perusahaan ini membuat pinjaman kripto yang dijamin berlebih (overcollateralized) terhadap Bitcoin, Ethereum, dan Solana, menghimpun dana 5 juta dolar AS pada 2024, serta menyimpan jaminan klien dalam kustodi yang memenuhi syarat tanpa rehypothecation. Posisi Sahay meniru strategi perbankan privat di mana klien kaya meminjam dengan menggadaikan aset yang nilainya terus meningkat seperti emas dan properti alih-alih menjualnya, sehingga mempertahankan potensi pertumbuhan jangka panjang aset tersebut sambil tetap mengakses likuiditas.

Sahay Memposisikan Bitcoin sebagai Aset Cadangan, Bukan Mata Uang

Sahay menolak kerangka pembayaran konsumen untuk Bitcoin meski Lightning Network telah matang dan perdagangan berbasis agen (agentic commerce) bertumbuh. "Saya justru melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Saya berpandangan bahwa Bitcoin seharusnya menjadi aset cadangan, bukan mata uang. Ya, saat ini bisa digunakan sebagai mata uang dengan Lightning Network, dan Anda bisa pergi membayar kopi Anda di bawah. Tapi pandangan saya adalah Anda harus menyimpannya sebagai aset cadangan, seperti Anda memegang emas atau real estat," ujar Sahay. Proyeksi VanEck menyebut satu Bitcoin bisa bernilai 21 juta dolar AS pada 2049 jika mempertahankan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (compounded annual growth rate) sebesar 25%. Pada Maret 2025, Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan U.S. Strategic Bitcoin Reserve.

Arch Lending Menerapkan Model Perbankan Privat untuk Bitcoin

Argumen Sahay diambil langsung dari cara bank-bank privat memberi nasihat kepada klien wealthiest mereka. "Dalam dunia perbankan privat, begitu Anda mencapai level aset tertentu, Anda tidak pernah menjualnya. Anda selalu meminjam dengan jaminan aset tersebut dalam mata uang yang stabil, lalu Anda menggunakan itu untuk berbagai pengeluaran apa pun yang Anda perlukan, investasi apa pun yang Anda perlukan. Namun aset Anda yang terus bertumbuh itu akan tetap menjadi aset cadangan Anda," kata Sahay. Alih-alih menjual Bitcoin dan memicu peristiwa kena pajak, para pemegang menggadaikannya sebagai jaminan dan meminjam dolar AS atau stablecoin terhadapnya. Bitcoin harus dipindahkan dari self-custody untuk bisa dipinjam, tetapi aset tersebut tetap bertumbuh nilainya sementara pemegang membelanjakan hasil dana pinjaman.

Bitcoin Pizza Day Menunjukkan Biaya Peluang dari Menghabiskan Aset

Pada 22 Mei 2010, Laszlo Hanyecz menggunakan 10.000 Bitcoin untuk membeli dua pizza Papa John's, momen yang kini dirayakan komunitas setiap tahun sebagai Bitcoin Pizza Day. Saat itu, koin tersebut bernilai kira-kira 41 dolar AS. Dengan harga saat ini, nilainya akan lebih dari 700 juta dolar AS. Pada saat penulisan ini, satu Bitcoin diperdagangkan sekitar 71.380 dolar AS. Sahay memperingatkan tentang biaya peluang ini: menghabiskan aset yang, menurut perhitungannya, berlipat dua kira-kira setiap dua tahun. "CAGR Bitcoin dalam lima tahun terakhir sekitar 35%. Jelas, itu akan menyusut saat Bitcoin menjadi semakin matang. Tapi itu tidak akan menjadi aset yang stabil kapan pun, dan saya tidak berpikir itu seharusnya," ujar Sahay.

FAQ

Apa yang Himanshu Sahay katakan tentang Bitcoin?

Himanshu Sahay, co-founder dan CTO Arch Lending, mengatakan Bitcoin seharusnya disimpan sebagai aset cadangan, bukan dihabiskan sebagai mata uang. Ia berpendapat para pemegang seharusnya meminjam dengan menggadaikan kepemilikan Bitcoin mereka, bukan menjualnya, sehingga meniru strategi perbankan privat yang digunakan dengan emas dan real estat.

Apa itu Arch Lending?

Arch Lending adalah perusahaan yang didirikan bersama pada awal 2022 oleh Himanshu Sahay dan CEO Dhruv Patel. Perusahaan ini membuat pinjaman kripto yang dijamin berlebih terhadap Bitcoin, Ethereum, dan Solana, menghimpun dana 5 juta dolar AS pada 2024, serta menyimpan jaminan klien dalam kustodi yang memenuhi syarat tanpa rehypothecation.

Apa yang terjadi pada Bitcoin Pizza Day?

Pada 22 Mei 2010, Laszlo Hanyecz menggunakan 10.000 Bitcoin untuk membeli dua pizza Papa John's. Saat itu, koin tersebut bernilai kira-kira 41 dolar AS. Dengan harga saat ini, nilainya akan lebih dari 700 juta dolar AS, dengan satu Bitcoin diperdagangkan sekitar 71.380 dolar AS pada saat penulisan ini.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar