Arthur Hayes memperingatkan bahwa reli Bitcoin mungkin bersifat sementara karena BTC masih bergerak mengikuti saham teknologi AS meskipun menembus level resistansi $72.000.
Bitcoin melonjak di atas $72.000 minggu ini setelah tekanan beli yang kuat kembali muncul. Namun, salah satu pendiri BitMEX, Arthur Hayes, menyarankan agar berhati-hati terhadap reli ini. Ia memperingatkan bahwa pergerakan ini bisa saja hanya bersifat sementara. Oleh karena itu, trader sebaiknya tidak buru-buru menganggap tren kenaikan jangka panjang sudah dimulai.
Arthur Hayes menyampaikan pandangannya dalam penampilannya di Milk Road Show hari ini, 5 Maret. Ia mengatakan bahwa Bitcoin belum mampu benar-benar terlepas dari pergerakan saham teknologi perangkat lunak AS. Akibatnya, reli saat ini masih bisa jadi hanya rebound jangka pendek.
Hayes menjelaskan bahwa pasar cryptocurrency cenderung mengikuti pergerakan saham teknologi. Oleh karena itu, Bitcoin harus naik secara independen sebelum memastikan bahwa tren yang lebih kuat sedang terbentuk. Sampai saat itu, ia percaya bahwa pasar yang lebih luas masih berada dalam fase risiko tinggi.
_Baca Juga: _Arthur Hayes Hubungkan Pengeluaran Militer AS dengan Pelonggaran Fed di Masa Depan, Bullish untuk BTC | Berita Bitcoin Langsung**
Bitcoin saat ini diperdagangkan mendekati $72.852 setelah naik sekitar 7,2% dalam 24 jam terakhir. Lonjakan harga ini mendorong aset tersebut melewati level resistansi penting di $72.000. Sebelumnya, trader menganggap level ini sebagai ukuran kritis yang mencegah pasar dari kenaikan lebih lanjut.
Namun, saat ini level yang diuji Bitcoin adalah sekitar $73.000 untuk konfirmasi. Jika harga berada di atas level ini, resistansi berikutnya bisa berada di sekitar $74.000. Akibatnya, breakout yang lebih kuat dapat membuka jalan menuju $80.000 dalam beberapa bulan mendatang.
Indikator pasar masih menunjukkan kehati-hatian besar di kalangan investor. Saat ini, Indeks Ketakutan dan Keserakahan Crypto berada di antara 10 dan 15. Rentang ini menunjukkan bahwa kita berada di titik ketakutan ekstrem meskipun harga Bitcoin sedang melonjak.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa sentimen di pasar cryptocurrency tetap lemah. Oleh karena itu, trader belum yakin apakah reli saat ini dapat dipertahankan. Hayes berpendapat bahwa ketakutan ini mencerminkan risiko makroekonomi yang terus berlanjut terhadap pasar dunia.
Hayes juga membahas situasi likuiditas sebagai faktor kunci terhadap harga cryptocurrency. Ia berpendapat bahwa pergerakan pasar saat ini hanyalah sementara karena likuiditas dolar yang bersifat sementara. Oleh karena itu, reli Bitcoin mungkin bukan perubahan permanen dalam kondisi keuangan.
Menurut Hayes, tren yang lebih kuat biasanya terjadi dengan kebijakan moneter yang lebih mendukung. Oleh karena itu, trader cenderung memantau keputusan dari Federal Reserve secara ketat. Pemotongan suku bunga atau pencetakan uang baru biasanya menambah likuiditas di seluruh pasar keuangan.
Sampai saat kebijakan tersebut berubah, Hayes menyarankan trader dan investor untuk bersabar. Ia merekomendasikan agar tidak menggunakan leverage terlalu besar saat pasar tidak pasti. Dengan demikian, strategi trading konservatif dapat meminimalkan risiko terhadap volatilitas pasar yang tiba-tiba.
Hayes juga sebelumnya memperingatkan tentang potensi risiko deflasi di pasar kredit global. Ia menunjuk emas yang mengungguli Bitcoin dalam beberapa minggu terakhir sebagai tanda peringatan. Tren ini bisa menjadi sinyal bahwa investor lebih memilih aset safe-haven tradisional.
Meski ada kekhawatiran tersebut, Bitcoin masih diperdagangkan dalam rentang teknikal yang baik. Saat ini, level support utama berada di sekitar $72.294. Jika harga terus bergerak di atas level ini, momentum bullish jangka pendek bisa berlanjut.
Namun, penurunan di bawah $65.000 dapat menunjukkan risiko koreksi yang lebih besar. Dalam kasus tersebut, Bitcoin berpotensi turun ke level $60.000. Oleh karena itu, peserta pasar tetap memantau ketat zona support dan resistansi.
Secara keseluruhan, Hayes menyatakan optimisme hati-hati terhadap potensi Bitcoin dalam jangka panjang. Namun, ia merasa konfirmasi tren membutuhkan kemandirian yang lebih baik dari kinerja saham teknologi. Sampai saat itu, kesabaran adalah kunci dalam menavigasi pasar cryptocurrency yang volatil.