Fasilitas Ekspor LNG Australia Menghadapi Aksi Buruh Mulai 15 Mei

GateNews
MAY-2,13%
UNION-0,03%
NG-2,96%
AT-2,54%

Menurut serikat Offshore Alliance, fasilitas ekspor gas alam cair (LNG) Australia menghadapi risiko aksi tenaga kerja mulai minggu ini. Sengketa antara serikat dan kontraktor UGL Limited terkait upah dan kondisi kerja diperkirakan memicu aksi di pabrik gas Karratha dan fasilitas Pluto milik Woodside Energy mulai 15 Mei.

Terpisah, pekerja di proyek Ichthys milik Inpex berencana mogok kecuali pertemuan perundingan bersama final sebelum Komisi Fair Work pada 16 Mei menghasilkan kesepakatan. Aksi tenaga kerja ini menimbulkan risiko pasokan tambahan bagi pembeli Asia yang sudah menghadapi gangguan akibat kekurangan pasokan dari Timur Tengah.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar