Menurut Nikkei Asia pada 20 Juli, perusahaan logistik menengah Jepang AZ-COM Maruwa Holdings berencana menggunakan JPYC (stablecoin yen Jepang) untuk melakukan pembayaran kepada sekitar 2.300 mitra bisnis, termasuk kontraktor individu di sektor pengangkutan serta pengemudi truk. AZ-COM Maruwa juga mempertimbangkan untuk menjalin kerja sama dengan JPYC serta berinvestasi lebih dari 1 miliar yen Jepang (sekitar 6,2 juta dolar AS).
Ringkasan rencana penggunaan JPYC oleh AZ-COM Maruwa
Berdasarkan laporan Nikkei Asia, rencana penerapan JPYC oleh AZ-COM Maruwa Holdings mencakup elemen inti berikut:
Penerima pembayaran: sekitar 2.300 mitra bisnis, termasuk kontraktor individu di sektor pengangkutan dan pengemudi truk
Alat pembayaran: stablecoin yen yang dihargakan dalam JPYC
Skala investasi rencana: lebih dari 1 miliar yen Jepang (sekitar 6,2 juta dolar AS), untuk membangun kerja sama dengan JPYC
Keunggulan pembayaran: stablecoin tidak mengenakan biaya transfer, mendukung frekuensi pembayaran yang lebih cepat dan lebih sering
Makna rencana: jika diterapkan, berpotensi menjadi contoh pertama di Jepang untuk penggunaan massal stablecoin JPYC berdenominasi yen oleh perusahaan
AZ-COM Maruwa adalah perusahaan logistik menengah di Jepang, dengan pelanggan utamanya termasuk Amazon Japan. CEO JPYC, Okabe Noritaka, mengatakan dalam pernyataan publiknya bahwa pihaknya akan terus mendorong integrasi dengan proses logistik serta pembayaran bisnis.
Keunggulan pembayaran stablecoin JPYC yen dan latar belakang penggunaan stablecoin di Jepang
JPYC adalah stablecoin berdenominasi yen Jepang; keunggulannya berupa tanpa biaya transfer membuatnya cocok untuk skenario pembayaran frekuensi tinggi dengan nominal kecil oleh kontraktor individu. Transfer bank tradisional biasanya menimbulkan biaya dan memiliki batasan frekuensi pembayaran, sehingga pembayaran stablecoin dapat menawarkan keunggulan yang berbeda dalam skenario ini.
Dalam latar belakang penggunaan stablecoin di Jepang yang lebih luas, Sony Bank dan JPYC sebelumnya telah mengumumkan uji coba fitur untuk membeli stablecoin yen secara instan langsung dari rekening pelanggan. Rencana AZ-COM Maruwa adalah contoh konkret lain bagi perusahaan Jepang yang mengadopsi stablecoin yen.
FAQ
Seberapa besar skala rencana penggunaan JPYC oleh AZ-COM Maruwa?
Menurut laporan Nikkei Asia pada 20 Juli 2026, AZ-COM Maruwa berencana menggunakan JPYC untuk membayar sekitar 2.300 mitra bisnis (termasuk kontraktor individu seperti pengemudi truk) dan mempertimbangkan investasi lebih dari 1 miliar yen Jepang (sekitar 6,2 juta dolar AS) untuk menjalin kerja sama dengan JPYC; waktu penerapan spesifik bergantung pada pengumuman resmi.
Mengapa AZ-COM Maruwa memilih pembayaran menggunakan stablecoin?
Menurut laporan Nikkei Asia, stablecoin tidak mengenakan biaya transfer, sehingga dapat mewujudkan frekuensi pembayaran yang lebih cepat dan lebih sering dibanding transfer bank tradisional, sesuai dengan kebutuhan sektor logistik untuk pembayaran frekuensi tinggi dengan nominal kecil kepada banyak kontraktor individu.
Apa pernyataan publik CEO JPYC terkait rencana ini?
Pendiri sekaligus CEO JPYC, Okabe Noritaka, mengatakan: “Kami akan terus mendorong integrasi dengan proses logistik dan pembayaran bisnis JPYC.”