Barclays menaikkan perkiraan pertumbuhan PDB nominal Korea Selatan menjadi 18,4% untuk tahun ini dalam laporan yang dirilis pada tanggal 9, mengutip pertumbuhan harga ekspor yang kuat. Bank investasi tersebut juga merevisi kelebihan neraca berjalan saat ini dari 266 miliar dolar AS menjadi 345 miliar dolar AS. Ekonom Son Beom-ki menyebutkan bahwa penyesuaian tersebut disebabkan oleh kenaikan harga ekspor yang kuat, bukan guncangan ekonomi riil, dan mempertahankan perkiraan pertumbuhan PDB riil sebesar 2,7% untuk tahun ini dan 2,2% untuk tahun depan. Menurut Bank Korea, kelebihan neraca berjalan kumulatif dari Januari hingga Mei mencapai 141,28 miliar dolar AS, sudah melebihi level tahun lalu sebesar 123,05 miliar dolar AS.
Barclays Revisi Perkiraan PDB Korea Selatan ke Atas
Barclays memperlihatkan tingkat pertumbuhan PDB nominal sebesar 18,4% untuk tahun ini dan 4,7% untuk tahun depan dalam laporannya. Bank investasi tersebut mempertahankan perkiraan pertumbuhan PDB riil sebesar 2,7% untuk tahun ini dan 2,2% untuk tahun depan. Dalam skenario "bull-case", Barclays memproyeksikan pertumbuhan PDB riil sebesar 3,3% untuk tahun ini dan 2,2% untuk tahun depan. Skenario optimis ini mengasumsikan pertumbuhan volume ekspor yang lebih kuat, siklus investasi yang berkelanjutan, dan efek spillover domestik yang mendorong konsumsi swasta hingga 2027.
Kekuatan Harga Ekspor Dorong Penyesuaian Kelebihan Neraca Berjalan
Son Beom-ki, ekonom Barclays, menjelaskan bahwa penyesuaian perkiraan kelebihan neraca berjalan disebabkan oleh pertumbuhan harga ekspor yang kuat. Ia menggambarkan dampaknya sebagai dampak nominal, bukan riil, yang menjadi dasar keputusan untuk mempertahankan perkiraan pertumbuhan PDB riil tidak berubah. Data Bank Korea menunjukkan kelebihan neraca berjalan kumulatif dari Januari hingga Mei sebesar 141,28 miliar dolar AS melampaui total tahun lalu sebesar 123,05 miliar dolar AS.
Arus Investasi Asing Diperkirakan Terus Berlanjut di Pasar Obligasi
Son menilai bahwa arus masuk modal investor asing ke pasar obligasi Korea Selatan kemungkinan akan tetap berkelanjutan. Ia memperkirakan bahwa permintaan dari indeks obligasi pemerintah dunia (WGBI) akan menarik arus masuk sebesar 40 miliar dolar AS setelah dikurangi potongan, dibandingkan perkiraan pemerintah sebesar 55 miliar hingga 60 miliar dolar AS. Son memperkirakan bahwa arus masuk modal akan tetap berada pada tingkat yang relatif tinggi.
FAQ
Apa perkiraan Barclays untuk pertumbuhan PDB Korea Selatan tahun ini?
Barclays memperkirakan pertumbuhan PDB nominal Korea Selatan sebesar 18,4% untuk tahun ini dan pertumbuhan PDB riil sebesar 2,7% dalam skenario dasar, atau 3,3% dalam skenario bull-case.
Mengapa Barclays menaikkan perkiraan kelebihan neraca berjalan Korea Selatan?
Barclays menaikkan perkiraan kelebihan neraca berjalan dari 266 miliar dolar AS menjadi 345 miliar dolar AS karena pertumbuhan harga ekspor yang kuat, yang menurut ekonom Son Beom-ki disebut sebagai dampak nominal, bukan dampak ekonomi riil.