Menurut analis Bernstein Mark Li pada 14 Juli, perusahaan pembuat semikonduktor Jepang Kioxia menghadapi risiko penurunan yang signifikan karena persaingan yang semakin ketat dari produsen chip China, YMTC. Li menetapkan target harga 40.000 yen, yang mengisyaratkan penurunan 40% dari harga penutupan pada 13 Juli, dengan menyebut kekhawatiran terkait persaingan harga NAND flash yang berkepanjangan serta potensi kelebihan pasokan setelah 2029.
Data Counterpoint Research menunjukkan pangsa pasar NAND global YMTC mencapai 13% pada kuartal pertama 2026, naik 5 poin persentase dari tahun ke tahun. Bernstein memperkirakan YMTC akan melampaui Kioxia sebagai produsen NAND terbesar ke-3 di dunia pada 2028. Berbeda dengan perusahaan pialang Jepang yang menawarkan target di atas 100.000 yen, penilaian Li menonjol karena sikapnya yang bearish terhadap Kioxia yang terisolasi dalam eksposur murni NAND, berbeda dengan portofolio memori Samsung dan SK Hynix yang lebih terdiversifikasi.