Bursa kripto Binance mengatakan akan terus mengikuti sanksi global dan hukum anti-terorisme. Perusahaan membagikan pesan ini di X hari ini. Setelah dua pengadilan di AS menolak gugatan terhadapnya dan pendirinya, Changpeng Zhao. Gugatan tersebut diajukan oleh ratusan orang. Mereka mengklaim Binance membantu kelompok teroris dengan memungkinkan transaksi di platformnya. Tetapi hakim mengatakan klaim tersebut tidak menunjukkan bukti yang jelas. Dengan demikian, pengadilan menolak kasus tersebut. Setelah putusan tersebut, Binance mengatakan tetap mendukung aturan yang ketat terhadap terorisme dan keuangan ilegal.
Menurut laporan, dua pengadilan federal AS baru-baru ini menolak gugatan. Yang diajukan terhadap Binance dan pendirinya CZ. Kasus tersebut didengar di District Selatan New York dan District Utara Alabama. Ratusan penggugat menuduh bursa tersebut secara tidak langsung membantu kelompok teroris melalui platformnya.
Pengadilan memutuskan bahwa penggugat tidak memberikan cukup bukti. Hakim mengatakan gugatan tersebut gagal menunjukkan bahwa Binance secara sengaja mendukung atau membantu serangan teroris. Dengan ini, pengadilan menolak klaim tersebut. Keputusan ini menandai momen hukum penting bagi bursa tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, Binance menghadapi beberapa penyelidikan dan gugatan.
Setelah putusan pengadilan, Binance mengulangi bahwa mereka memandang serius kepatuhan. Perusahaan mengatakan mendukung hukum anti-terorisme dan aturan sanksi internasional. Mereka juga mengatakan terus berinvestasi besar-besaran dalam sistem keamanan dan pemantauan.
Binance menyatakan perusahaan telah menghabiskan miliaran dolar untuk program kepatuhan sejak awal berdirinya. Program ini termasuk alat verifikasi identitas, sistem pemantauan transaksi, dan kerja sama dengan lembaga penegak hukum. Bursa tersebut mengatakan upaya ini bertujuan mencegah aktivitas ilegal, seperti pendanaan terorisme atau penghindaran sanksi.
Meskipun meraih kemenangan di pengadilan, Binance masih menghadapi pertanyaan dari beberapa anggota legislatif AS. Beberapa politisi mengatakan perusahaan kripto harus mengikuti aturan ketat untuk menghentikan aktivitas ilegal. Mereka juga menunjuk pada penyelesaian Binance dengan otoritas pada 2023 terkait pelanggaran sanksi. Sementara beberapa anggota legislatif menginginkan pengawasan yang lebih ketat terhadap bursa kripto. Perdebatan tentang regulasi kripto masih berlangsung di Amerika Serikat.
Binance mengatakan siap bekerja sama dengan pembuat kebijakan. Kerja sama dengan regulator penting untuk masa depan kripto. Oleh karena itu, mereka menyatakan kripto dapat membantu orang mengakses layanan keuangan di seluruh dunia. Untuk saat ini, Binance akan terus meningkatkan sistem kepatuhannya dan mengikuti aturan global. Seiring pemerintah membuat regulasi baru, bursa besar seperti Binance kemungkinan akan tetap diawasi secara ketat.