Chainlink Bermitra dengan 47 Bank dalam Percontohan Remitansi Berbasis Blockchain

LINK-1,19%

Chainlink, jaringan oracle terdesentralisasi, telah menjalin kerja sama dengan 47 bank di seluruh Korea Selatan dan Eropa untuk mengeksplorasi solusi remitansi internasional berbasis blockchain. Inisiatif ini, yang pertama kali dilaporkan oleh Unfolded, bertujuan untuk mengurangi waktu penyelesaian dan menurunkan biaya operasional untuk transfer lintas negara. Kemitraan tersebut mencakup institusi perbankan komersial dan regional dari kedua wilayah dan saat ini masih dalam fase uji coba awal, di mana bank-bank yang berpartisipasi melakukan pengujian internal sebelum memperkenalkan layanan kepada nasabah ritel. Kolaborasi ini menanggapi tantangan di pasar remitansi global, yang nilainya diperkirakan sekitar $800 miliar menurut estimasi Bank Dunia, di mana sistem perbankan konvensional melibatkan banyak perantara yang menambah biaya dan penundaan pada transfer uang internasional.

Teknologi Chainlink Menjembatani Sistem Perbankan Tradisional dan Blockchain

Kolaborasi ini berfokus pada pemanfaatan jaringan oracle terdesentralisasi Chainlink untuk menyediakan informasi kurs tukar yang aman dan real-time, data penyelesaian, serta interoperabilitas antara sistem perbankan konvensional dan jaringan blockchain. Dengan memungkinkan data transaksi yang terverifikasi dan otomatisasi smart contract, platform ini dirancang untuk memangkas waktu pemrosesan untuk transfer lintas negara dari beberapa hari kerja menjadi hanya beberapa menit.

Sistem ini memungkinkan institusi keuangan memvalidasi detail transaksi, kurs tukar, dan informasi kepatuhan tanpa memerlukan modifikasi besar pada infrastruktur yang sudah ada. Smart contract secara otomatis mengeksekusi transfer setelah kondisi yang telah ditentukan terpenuhi, menghilangkan kebutuhan rekonsiliasi manual dan menyederhanakan proses pembayaran secara keseluruhan.

Uji coba ini bertujuan membentuk koridor remitansi berbasis blockchain yang menghubungkan Korea Selatan dan Eropa. Koridor-koridor ini diperkirakan dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi transaksi dibanding model perbankan koresponden tradisional, yang biasanya bergantung pada beberapa institusi perantara dan sering kali membutuhkan satu hingga tiga hari kerja untuk penyelesaian.

Inisiatif ini mengintegrasikan mekanisme verifikasi anti pencucian uang (AML) dan kenali pelanggan (KYC) langsung ke dalam alur transaksi, sehingga pemeriksaan kepatuhan dapat berjalan bersamaan dengan proses penyelesaian yang terotomatisasi.

Fase Pilot Melibatkan 47 Institusi Perbankan di Dua Wilayah

Meskipun identitas bank yang berpartisipasi belum diungkapkan secara publik, kemitraan tersebut dilaporkan mencakup kombinasi institusi perbankan komersial dan regional dari Korea Selatan dan Eropa. Proyek ini saat ini sedang berjalan melalui fase uji coba awal, dengan bank-bank yang berpartisipasi diharapkan melakukan pengujian internal sebelum memperkenalkan layanan kepada nasabah ritel. Belum ada pengumuman jadwal resmi untuk peluncuran publik yang lebih luas.

Proyek ini masih berada pada tahap pilot dan saat ini tidak ada konfirmasi terkait tanggal peluncuran untuk konsumen atau potensi pengurangan biaya. Partisipasi 47 institusi perbankan menunjukkan meningkatnya kepercayaan institusional terhadap infrastruktur keuangan berbasis blockchain.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan kerja sama Chainlink dan 47 bank?

Chainlink telah menjalin kerja sama dengan 47 bank di seluruh Korea Selatan dan Eropa untuk mengeksplorasi solusi remitansi internasional berbasis blockchain yang ditujukan untuk mengurangi waktu penyelesaian dan menurunkan biaya operasional untuk transfer lintas negara.

Bagaimana teknologi Chainlink mengurangi waktu transfer lintas negara?

Kolaborasi ini memanfaatkan jaringan oracle terdesentralisasi Chainlink untuk menyediakan informasi kurs tukar dan data penyelesaian secara real-time. Dengan memungkinkan data transaksi yang terverifikasi dan otomatisasi smart contract, platform ini dirancang untuk memangkas waktu pemrosesan untuk transfer lintas negara dari beberapa hari kerja menjadi hanya beberapa menit.

Bagaimana status program pilot perbankan saat ini?

Proyek ini saat ini berada dalam fase pilot awal, dengan bank-bank yang berpartisipasi melakukan pengujian internal sebelum memperkenalkan layanan kepada nasabah ritel. Belum ada jadwal resmi untuk peluncuran publik yang lebih luas, dan saat ini tidak ada konfirmasi terkait tanggal peluncuran untuk konsumen atau potensi pengurangan biaya.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar