Menurut Xinhua News Agency, otoritas meteorologi Tiongkok pada 17 Juli secara resmi menyerahkan sistem peringatan cuaca cerdas MAZU 2.0 kepada Djibouti, dengan meningkatkan resolusi prakiraan spasial menjadi 3 kilometer dari 9 kilometer serta memperluas cakupan prakiraan hingga 3 hari dengan pembaruan setiap 6 jam. Sistem 2.0, yang dilengkapi chip cuaca dan model prakiraan terintegrasi, akan bekerja selaras dengan versi 1.0 yang didonasikan pada 2025 untuk menciptakan solusi pemantauan dan peringatan end-to-end.
Sistem ini mengintegrasikan radar phased array, algoritma prakiraan jarak pendek, model AI, serta memanfaatkan satelit meteorologi Fengyun milik Tiongkok untuk pemantauan bencana dan perhitungan risiko di orbit. Penempatan di Djibouti diperkirakan selesai pada akhir tahun, dan sistem ini dapat direplikasi ke wilayah-wilayah lain yang sangat membutuhkan pengawasan cuaca secara global.