Kementerian Perdagangan China Menanggapi Rencana AS untuk Menyelidiki dan Memberikan Sanksi kepada Perusahaan AI; 200 Perusahaan AS Menolak Pembatasan

Pada 27 Juli, juru bicara Kementerian Perdagangan China menanggapi rencana AS untuk menyelidiki perusahaan-perusahaan AI China karena diduga memurnikan model lanjutan milik Amerika dan berpotensi menjatuhkan sanksi, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut tidak memiliki dasar faktual maupun hukum. Juru bicara tersebut menyebutnya sebagai contoh tipikal hegemoni artificial intelligence. China menyoroti bahwa beberapa model AI-nya kini berada di garis depan, serta menunjuk pada lebih dari 200 startup AS yang mendesak pemerintah agar tidak memutus akses ke model open-source China. Kementerian Perdagangan China mendesak AS untuk menghentikan ancaman tersebut dan mengatakan pihaknya akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi haknya jika AS melanjutkan tindakan tersebut.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar