Menurut South China Morning Post, perusahaan teknologi Tiongkok termasuk ChangXin Memory Technologies dan Alibaba membentuk sebuah dana senilai 3,9 miliar yuan (577 juta dolar AS) di Shanghai pekan lalu. Changzhi Hanhai Private Investment Fund, yang terdaftar di Pudong New Area, bertujuan menyediakan pendanaan jangka panjang untuk riset dan pengembangan di industri “hard tech” di tengah ketatnya kontrol ekspor AS terhadap peralatan canggih untuk pembuatan chip.
Anak usaha CXMT, Changxin Xinju Equity Investment, memiliki 30% dari dana tersebut, disusul Dongguan Trust sebesar 29,4%, SSCI Leading Fund yang didukung negara Shanghai sebesar 20%, dan afiliasi Alibaba, Hangzhou Haoyue Enterprise Management, sebesar 10,2%. Pembentukan dana ini terjadi saat pembatasan AS pada alat pembuatan chip canggih telah menghambat pertumbuhan bagi produsen semikonduktor Tiongkok termasuk CXMT.