Merek fesyen mewah, termasuk Coach dan Ralph Lauren, sedang mengubah posisi toko outlet menjadi kanal “nilai premium” di tengah melemahnya permintaan di pasar mewah, menurut laporan CNBC pada 26 Juni (waktu setempat AS). Peralihan strategi ini menargetkan konsumen yang bersifat “aspirational” dan mengutamakan keseimbangan harga-kualitas alih-alih status ultra-mewah. Data dari firma konsultan Bain & Company menunjukkan pasar mewah kehilangan sekitar 70 juta konsumen sejak 2022, dengan total ukuran pasar menyusut menjadi $40 miliar pada akhir tahun lalu.
Pasar Mewah Kehilangan 70 Juta Konsumen Sejak 2022
Bain & Company melaporkan bahwa sekitar 70 juta konsumen keluar dari pasar mewah setelah 2022, menurunkan pasar menjadi $40 miliar pada akhir tahun lalu dengan tingkat pertumbuhan yang terus menurun. Kinsuk Jerath, profesor di Columbia Business School, menyatakan bahwa toko outlet yang awalnya hanya menjadi saluran pembersihan stok kini telah berkembang—sejak satu dekade lalu—menjadi saluran alternatif yang melayani konsumen berorientasi nilai yang mencari merek premium dengan harga yang wajar. Merek premium kelas menengah yang bergantung pada belanja konsumen yang aspirational menemukan pendorong pertumbuhan baru lewat operasi outlet, berbeda dengan merek ultra-mewah.
Coach dan Ralph Lauren Mengupgrade Komposisi Produk di Outlet
Coach, anak usaha Tapestry, dan Ralph Lauren mengurangi persaingan berbasis diskon dengan menyelaraskan produk eksklusif outlet dengan merchandise mainline serta meningkatkan pengalaman berbelanja. Strategi ini menghasilkan pertumbuhan penjualan yang stabil dengan angka dua digit untuk Coach di beberapa kuartal terakhir. Michael Kors, di bawah Capri Holdings, menjadi acuan atas formula sukses Coach dengan membenahi strategi toko dan menyiapkan peluncuran lini baru untuk musim gugur.
Wells Fargo Menaikkan Target Harga Ralph Lauren menjadi $425
Wells Fargo mempertahankan peringkat Overweight pada Ralph Lauren dan menaikkan target harga menjadi $425, dengan alasan adanya peningkatan kualitas di kanal outlet dan grosir, bersamaan dengan penurunan yang signifikan pada proporsi persediaan off-price. Bernstein menerbitkan peringkat Outperform untuk Tapestry dengan target harga $180, menyoroti pertumbuhan penjualan Coach yang kuat dengan angka dua digit dalam beberapa kuartal terakhir. Analis Wall Street mengeluarkan prospek positif untuk saham ritel terkait berdasarkan pergeseran posisi kanal outlet.
FAQ
Strategi apa yang digunakan Coach dan Ralph Lauren di toko outlet?
Coach dan Ralph Lauren mengupgrade toko outlet dengan menyelaraskan produk eksklusif outlet dengan merchandise mainline serta meningkatkan pengalaman berbelanja untuk menargetkan konsumen yang aspirational dan mengutamakan keseimbangan harga-kualitas.
Seberapa banyak pasar mewah menyusut sejak 2022?
Data Bain & Company menunjukkan pasar mewah kehilangan sekitar 70 juta konsumen sejak 2022, dengan total ukuran pasar menyusut menjadi $40 miliar pada akhir tahun lalu dan tingkat pertumbuhan yang menurun.
Berapa target harga yang ditetapkan analis untuk saham ritel mewah?
Wells Fargo menaikkan target harga Ralph Lauren menjadi $425 dengan peringkat Overweight, sementara Bernstein menetapkan target harga Tapestry di $180 dengan peringkat Outperform berdasarkan pertumbuhan penjualan Coach yang dua digit.