Menurut China Securities Journal, harga minyak mentah anjlok dari puncaknya pada 18 Mei, dengan kontrak berjangka NYMEX WTI dan Brent sama-sama turun lebih dari 14% pada 26 Mei. Pada 26 Mei, kedua kontrak mencatat kenaikan intraday yang melebihi 1%. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah tetap menjadi pendorong utama fluktuasi harga minyak.
Penurunan tajam mencerminkan dinamika penawaran-permintaan yang telah berubah. Produksi minyak mentah global telah turun secara signifikan, persediaan terus merosot, sementara penurunan permintaan tetap terbatas, sehingga menciptakan defisit penawaran struktural yang memberi dukungan dasar bagi harga dalam jangka menengah.