Stand With Crypto melaporkan pada 26 Juli bahwa hampir 70% dari pemilik mata uang kripto yang disurvei percaya kebijakan kripto akan memengaruhi pilihan suara mereka dalam pemilihan paruh waktu 2026, ketika RUU CLARITY Act menghadapi tekanan yang terus meningkat dengan tersisa 100 hari menuju pemilu. Survei kelompok advokasi kripto itu menemukan hampir 8 dari 10 pemilik kripto hampir pasti akan memilih, sementara 73% memperhatikan dengan saksama kebijakan kripto mana yang didukung oleh para legislator. Temuan ini muncul ketika para pendukung mendorong legislator untuk mengesahkan Digital Asset Market Clarity Act of 2025 sebelum politik menjelang tahun pemilu makin menguat, dengan undang-undang tersebut bertujuan menetapkan tanggung jawab regulasi yang lebih jelas antara Komisi Sekuritas dan Bursa AS (U.S. Securities and Exchange Commission) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (Commodity Futures Trading Commission) untuk pengawasan aset digital.
Survei Stand With Crypto Menunjukkan Kebijakan Kripto Memengaruhi Keputusan Pemilih
Stand With Crypto membagikan hasil survei dalam posting X pada 26 Juli, menunjukkan bahwa kebijakan aset digital telah menjadi prioritas bagi pemilik kripto menjelang pemilihan paruh waktu 2026. Kelompok itu melaporkan hampir 70% pemilik kripto percaya sikap kripto seorang kandidat akan menjadi pertimbangan dalam pilihan suara mereka, sementara hampir 8 dari 10 mengatakan mereka hampir pasti akan memilih.
Survei tersebut menemukan bahwa 73% pemilik kripto memperhatikan dengan saksama kebijakan kripto mana yang didukung oleh legislator. Stand With Crypto juga melaporkan 59% pemilik kripto tidak memilih secara konsisten untuk satu partai politik, yang menandakan bahwa kebijakan kripto dapat memengaruhi pemilih lintas jalur partai menurut temuan survei.
CLARITY Act Menetapkan Peran Pengawasan Aset Digital SEC dan CFTC
CLARITY Act, yang secara resmi dikenal sebagai Digital Asset Market Clarity Act of 2025, ditetapkan sebagai H.R. 3633 pada Kongres ke-119. RUU ini bertujuan membentuk aturan yang lebih jelas untuk aset digital dengan mendefinisikan tanggung jawab regulasi antara Komisi Sekuritas dan Bursa AS dan Commodity Futures Trading Commission.
Kerangka kerja tersebut membahas bagaimana aset digital diklasifikasikan, lembaga pemerintah federal mana yang mengawasi aktivitas pasar, serta persyaratan yang harus dipenuhi bursa. RUU ini berupaya menentukan apakah aset digital tertentu diperlakukan sebagai sekuritas atau komoditas di bawah pengawasan federal.
Advokat Kripto Menghasilkan Lebih dari 1 Juta Kontak Kongres
Pendukung kripto melaporkan mereka telah menghubungi Kongres lebih dari 1 juta kali sebagai upaya membangun dukungan untuk CLARITY Act. Kampanye advokasi itu mencerminkan jangkauan langsung kepada konstituen di luar metode lobi tradisional.
Para pendukung berargumen bahwa RUU tersebut dapat memberikan kejelasan regulasi bagi industri setelah bertahun-tahun ketidakpastian terkait klasifikasi mata uang kripto. Mereka mengatakan aturan yang lebih jelas dapat mendorong perusahaan untuk membangun di Amerika Serikat serta memberi perlindungan yang lebih dapat diprediksi bagi konsumen.
Para kritikus telah berpendapat bahwa kerangka kerja baru apa pun harus mempertahankan perlindungan yang kuat terhadap penipuan, manipulasi pasar, dan kerugian investor.
Timeline Pemilihan Paruh Waktu Menciptakan Urgensi untuk Aksi Legislasi
Hitung mundur 100 hari menuju pemilihan paruh waktu 2026 telah menambah urgensi pada perdebatan CLARITY Act. Para pendukung RUU tersebut berpendapat bahwa legislator memiliki jendela waktu yang terbatas untuk mendorong RUU ini sebelum politik menjelang tahun pemilu membuat perubahan kebijakan besar menjadi lebih sulit.
Siklus paruh waktu yang mendekat dapat menciptakan tantangan bagi RUU tersebut karena legislator menghabiskan lebih banyak waktu untuk kampanye dan para pemimpin kongres menyesuaikan prioritas legislatif. Sikap legislator terhadap CLARITY Act dapat menjadi faktor bagi sebagian pemilih saat menilai masa depan regulasi kripto di Amerika Serikat.
FAQ
Berapa persen pemilik kripto yang mengatakan kebijakan kripto akan memengaruhi suara mereka pada pemilihan paruh waktu 2026?
Stand With Crypto melaporkan pada 26 Juli bahwa hampir 70% pemilik kripto yang disurvei percaya kebijakan kripto akan memengaruhi pilihan suara mereka dalam pemilihan paruh waktu 2026. Kelompok tersebut juga menemukan bahwa hampir 8 dari 10 pemilik kripto hampir pasti akan memilih.
Apa yang ingin ditetapkan oleh CLARITY Act?
CLARITY Act, yang secara resmi dikenal sebagai Digital Asset Market Clarity Act of 2025 (H.R. 3633), bertujuan membentuk aturan yang lebih jelas untuk aset digital dengan mendefinisikan tanggung jawab regulasi antara Komisi Sekuritas dan Bursa AS dan Commodity Futures Trading Commission. Kerangka kerja tersebut membahas apakah aset digital tertentu diperlakukan sebagai sekuritas atau komoditas di bawah pengawasan federal.
Berapa kali para advokat kripto menghubungi Kongres terkait CLARITY Act?
Pendukung kripto melaporkan mereka telah menghubungi Kongres lebih dari 1 juta kali sebagai upaya membangun dukungan untuk legislasi CLARITY Act tersebut.