Menurut PANews, DL News, divisi pemberitaan yang diluncurkan DeFiLlama pada 2022, mengumumkan pada 8 Mei bahwa mereka akan menutup layanan pada akhir Mei. Media tersebut menyatakan bahwa meski awalnya dimaksudkan menjadi bisnis yang menguntungkan, target itu tidak tercapai. Setelah konflik internal di DeFiLlama pada awal 2023, DL News secara efektif terpisah dari perusahaan induknya namun tetap mempertahankan nama merek. Perusahaan menyebut memburuknya kondisi media dan runtuhnya model langganan tradisional sebagai faktor utama. Meskipun divisi risetnya, DL Research, berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan 270% pada 2025 dengan penjualan tahunan melampaui tujuh digit dan melayani beberapa perusahaan kripto besar, lalu lintas keseluruhan di media kripto dan teknologi justru anjlok tajam. Perusahaan mulai melakukan pemutusan hubungan kerja pada pertengahan April dan memberi tahu karyawan pada 1 Mei mengenai penutupan di akhir bulan.