Analis kripto Javon Marks dan Emilio Crypto Bojan telah mengidentifikasi dua setup teknikal bullish untuk Dogecoin yang dapat memengaruhi arah pergerakan harganya. Marks menunjuk pola berulang “step ladder” di siklus historis DOGE, memproyeksikan potensi reli menuju $2,80 jika polanya terulang, sementara Bojan melihat pembentukan golden cross yang mulai mendekat pada chart empat jam. Keduanya mendasarkan penilaian mereka pada pola teknikal yang terlihat dari pergerakan harga DOGE, meski mereka mengakui bahwa pola historis tidak menjamin performa masa depan. Analisis teknikal adalah salah satu kerangka kerja yang digunakan trader untuk menilai potensi pergerakan harga di pasar kripto, namun hasilnya tetap bergantung pada kondisi pasar yang lebih luas dan sentimen investor.
Javon Marks Identifies Recurring Step Ladder Pattern Across Three DOGE Cycles
Javon Marks menguraikan apa yang ia sebut sebagai pola berulang “step ladder” pada chart yang dibagikannya di X. Chart mingguan menunjukkan tiga siklus pasar yang berbeda ketika Dogecoin bergerak melalui urutan yang serupa: koreksi berkepanjangan, breakout dari konsolidasi, dan bull run yang tajam.
Siklus pertama, antara 2014 dan 2017, berakhir dengan kenaikan sekitar 9.400 persen setelah DOGE menembus tren turun yang berlangsung lama. Siklus kedua, mencakup 2018 hingga 2021, mengikuti struktur yang hampir identik dan menghasilkan reli lebih dari 30.600 persen.
Menurut Marks, Dogecoin sekarang tampak berada pada tahap akhir dari periode konsolidasi lainnya. Analis menamai fase saat ini sebagai “stagnation”, mirip dengan setup yang mendahului breakout-breakout sebelumnya.
Marks memproyeksikan pergerakan minimum sekitar 3.058 persen dari level saat ini. Dengan DOGE diperdagangkan dekat $0,087, hal itu akan menempatkan koin meme tersebut di atas $2,80.
Marks menekankan bahwa proyeksi ini masih spekulatif dan pola teknikal tidak menjamin performa masa depan. Kondisi pasar yang lebih luas, arah Bitcoin, sentimen investor, serta perkembangan regulasi semuanya dapat memengaruhi apakah Dogecoin akan mengikuti perilaku siklus sebelumnya.
Emilio Crypto Bojan Points to Approaching Golden Cross on Four-Hour Chart
Emilio Crypto Bojan mengatakan dalam unggahan di X bahwa DOGE sudah dekat untuk membentuk golden cross antara rata-rata pergerakan 50-periode dan 200-periode. Setup tersebut muncul pada chart DOGE/USDT empat jam di Binance.
Golden cross terbentuk ketika rata-rata pergerakan jangka pendek menembus ke atas rata-rata pergerakan jangka panjang. Trader sering menganggapnya sebagai tanda momentum mungkin membaik.
Chart menunjukkan DOGE diperdagangkan dekat $0,087 setelah koreksi tajam di awal Juni. Rata-rata pergerakan 50-periode tampak sangat dekat untuk melintasi ke atas rata-rata pergerakan 200-periode, yang akan mengonfirmasi sinyal tersebut.
Chart Bojan juga mengarah pada level potensi kenaikan di sekitar $0,18, $0,29, $0,45, $0,58, dan $0,70 jika tekanan beli menguat.
Bojan mengakui bahwa sinyal tersebut tidak dijamin dan perlintasan rata-rata pergerakan bisa tertinggal dari pergerakan harga serta dapat gagal selama pasar bergerak menyamping.
FAQ
Apa itu pola step ladder yang Javon Marks identifikasi untuk Dogecoin?
Javon Marks menjelaskan adanya pola berulang “step ladder” di mana Dogecoin bergerak melalui koreksi berkepanjangan, breakout dari konsolidasi, dan bull run yang tajam. Pola tersebut terlihat pada dua siklus sebelumnya: 2014-2017 (kenaikan 9.400%) dan 2018-2021 (kenaikan 30.600%). Marks memproyeksikan kenaikan minimum sekitar 3.058% dari level saat ini jika polanya terulang, sehingga DOGE berada di atas $2,80.
Apa itu golden cross dan mengapa Emilio Crypto Bojan menganggapnya signifikan untuk Dogecoin?
Golden cross terbentuk ketika rata-rata pergerakan jangka pendek melintasi ke atas rata-rata pergerakan jangka panjang. Emilio Crypto Bojan mengidentifikasi golden cross yang mulai mendekat antara rata-rata pergerakan 50-periode dan 200-periode DOGE pada chart empat jam. Trader sering melihat setup ini sebagai tanda momentum mungkin membaik, meski Bojan mencatat sinyal tersebut tidak dijamin dan dapat tertinggal dari pergerakan harga atau gagal selama pasar sideways.