Elon Musk, CEO dari Space Exploration Technologies Corp. dan Tesla Inc., memperingatkan pada Kamis bahwa model AI yang berkembang pesat menimbulkan risiko yang segera, serta mengusulkan agar lab AI saingan saling memeriksa sistem terbaru mereka sebelum rilis. Dalam sebuah wawancara dengan The Economist, Musk mengatakan kemampuan model AI frontier meningkat dengan cepat, sehingga kebutuhan akan perlindungan semakin besar. Ia mengusulkan agar lab AI saingan, termasuk yang berbasis di Tiongkok, diberi waktu untuk memeriksa model satu sama lain dan melaporkan potensi risikonya kepada pemerintah. Wawancara ini menyusul proposal baru-baru ini dari pendiri Google DeepMind, Demis Hassabis, untuk membentuk badan yang dipimpin industri guna menilai model AI canggih berdasarkan potensi bahayanya.
Musk Mengusulkan Pemeriksaan Saling di Antara Lab AI Saingan
Musk mengatakan dalam wawancara bahwa upaya tersebut harus meluas di luar perusahaan-perusahaan AS untuk melibatkan pengembang AI Tiongkok. Ia berpendapat bahwa lab saingan harus diberi waktu satu atau dua minggu untuk memeriksa model terbaru satu sama lain sebelum rilis, serta menandai potensi risiko kepada pemerintah di Washington dan Beijing.
"Para pesaing bisa saling menjaga agar tetap jujur," kata Musk.
Ia mengacu pada proposal Hassabis baru-baru ini untuk sebuah badan yang dipimpin industri guna menilai model AI canggih berdasarkan potensi bahayanya.
Musk Mengatakan Kerja Sama Dengan Sam Altman Mungkin Diperlukan
Musk mengatakan memastikan keamanan model AI yang kian mumpuni mungkin memerlukan kerja sama bahkan di antara kompetitor yang sengit. Itu bisa mencakup bekerja dengan CEO OpenAI Sam Altman, meskipun ada perselisihan hukum mereka yang berlangsung bertahun-tahun dan permusuhan publik yang berakar dari masa-masa awal perusahaan yang mereka dirikan bersama.
"Pada akhirnya, jika kita harus bicara, kita akan bicara," kata Musk. Ia juga mengatakan mereka mungkin harus mengetepikan perbedaan pribadi "demi kebaikan dunia."
Musk berulang kali menuduh Altman dan OpenAI meninggalkan misi nirlaba pendirian organisasi demi kepentingan komersial, yang berujung pada gugatan dan tawaran akuisisi senilai 97,4 miliar dolar AS yang gagal pada Februari 2025 untuk organisasi nirlaba yang mengendalikan OpenAI.
Musk Menolak Larangan terhadap Model AI Tiongkok
Musk mendorong mundur upaya untuk menghalangi perusahaan-perusahaan Amerika menggunakan model AI Tiongkok, dengan berargumen bahwa pembatasan semacam itu tidak akan banyak berpengaruh untuk memperlambat kemajuan Tiongkok dalam artificial intelligence. Pernyataannya sangat mirip dengan komentar CEO Nvidia, Jensen Huang, pada Rabu sebelumnya, bahwa perusahaan-perusahaan AS "pasti" harus menggunakan model AI Tiongkok.
Musk mengatakan pengembang Tiongkok kemungkinan akan terus melaju meski ada upaya AS untuk membatasi akses mereka terhadap teknologi mutakhir. Ia juga menyatakan keyakinan bahwa Tiongkok pada akhirnya akan mengatasi kekurangan chip AI canggih dengan mengembangkan mesin litografi sendiri.
Saham SpaceX Naik 0,3% dalam Perdagangan Pre-Market Kamis
Saham SpaceX naik 0,3% dalam perdagangan pre-market pada Kamis. Saham SPCX turun 23% year-to-date. ETF S&P 500 naik 19% selama 12 bulan terakhir, sementara Invesco QQQ Trust naik 26%.
Sentimen ritel di Stocktwits terkait SpaceX berada pada wilayah 'netral' pada saat penulisan.
FAQ
Apa yang diusulkan Elon Musk terkait keselamatan model AI pada Kamis?
Musk mengusulkan dalam sebuah wawancara dengan The Economist bahwa lab AI saingan, termasuk yang ada di Tiongkok, diberi waktu satu atau dua minggu untuk memeriksa model terbaru satu sama lain sebelum rilis dan melaporkan potensi risiko kepada pemerintah di Washington dan Beijing.
Mengapa Musk mengatakan ia mungkin perlu bekerja dengan Sam Altman?
Musk mengatakan memastikan keamanan model AI yang makin cakap mungkin memerlukan kerja sama bahkan di antara kompetitor yang sengit, yang bisa mencakup bekerja dengan CEO OpenAI Sam Altman meski ada perselisihan hukum mereka yang berlangsung bertahun-tahun. Musk menyatakan mereka mungkin harus mengetepikan perbedaan pribadi "demi kebaikan dunia."
Apa posisi Musk terkait larangan model AI Tiongkok?
Musk menolak upaya untuk menghalangi perusahaan-perusahaan Amerika menggunakan model AI Tiongkok, dengan berargumen bahwa pembatasan semacam itu tidak akan banyak berpengaruh untuk memperlambat kemajuan Tiongkok dalam artificial intelligence. Ia mengatakan pengembang Tiongkok kemungkinan akan terus melaju meski ada upaya AS untuk membatasi akses mereka terhadap teknologi mutakhir.