Mantan bintang Barcelona, Piqué, terjerat dugaan manipulasi pasar yang “sangat serius”, didenda 200 ribu euro

MarketWhisper

杰拉德·皮克涉市場操縱

Komisi Sekuritas Nasional Spanyol (CNMV) pada 11 Mei menjatuhkan denda sebesar 200 ribu euro kepada mantan bek Barcelona, Gerard Piqué, dengan alasan tindakannya pada Januari 2021 menggunakan informasi orang dalam untuk membeli saham perusahaan kesehatan profesional Aspy Global Services dinilai sebagai manipulasi pasar yang “sangat serius”.

Rincian Kasus Perdagangan Orang Dalam

Berdasarkan putusan CNMV, pada 20 Januari 2021, Piqué menerima informasi bahwa Atrys Health akan meluncurkan penawaran akuisisi untuk Aspy dari pemegang saham utama Aspy, Francisco José Elías Navarro, lalu membeli 104.166 saham Aspy Global Services. Enam hari kemudian, pada 27 Januari, Atrys Health mengumumkan secara terbuka penawaran akuisisi senilai 223 juta euro (sekitar 263 juta dolar AS); setelah pengumuman tersebut, harga saham Aspy naik sekitar 20%. Menurut putusan CNMV, Piqué menutup posisi pada hari yang sama dan memperoleh keuntungan sekitar 50 ribu euro (sekitar 59 ribu dolar AS). CNMV juga menyebutkan bahwa saat Piqué memberikan instruksi pembelian itu, ia sedang absen dari pertandingan Barcelona karena cedera.

Hasil Penindakan CNMV dan Hak Banding

Berdasarkan putusan CNMV, Piqué didenda 200 ribu euro, sedangkan Navarro didenda 100 ribu euro. Menurut laporan, keduanya tetap memiliki hak untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Nasional Spanyol.

Kasus Lain Terkait Pelanggaran Sekuritas di Dunia Olahraga

Menurut laporan, dalam beberapa tahun terakhir juga muncul beberapa kasus pengawasan sekuritas di dunia olahraga: pegolf Phil Mickelson pada 2016 mengalami kerugian sekitar 931 ribu dolar AS akibat perdagangan saham Dean Foods menggunakan informasi orang dalam, lalu kemudian sudah melunasinya; mantan pemilik klub Tottenham Hotspur, Joe Lewis, pada 2024 mengaku bersalah terkait tuduhan perdagangan orang dalam. Selain itu, atlet lari cepat asal Inggris, CJ Ujah, baru-baru ini didakwa oleh kepolisian Inggris karena diduga terlibat dalam skema penipuan seed phrase mata uang kripto; pemain sepak bola Amerika Tom Brady dan bintang basket Stephen Curry juga ikut terlibat dalam gugatan terkait kebangkrutan perusahaan FTX.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa tanggal putusan CNMV untuk Piqué dan berapa nilai dendanya?

Berdasarkan putusan CNMV, pada hari Senin CNMV menjatuhkan denda 200 ribu euro (sekitar 236 ribu dolar AS) kepada Piqué, dengan alasan ia menggunakan informasi orang dalam Aspy Global Services pada 2021 untuk membeli saham dan meraih keuntungan, yang dinilai merupakan manipulasi pasar “sangat serius”.

Perdagangan orang dalam Piqué secara spesifik terkait perusahaan mana dan akuisisi yang mana?

Berdasarkan putusan CNMV, pada 20 Januari 2021 Piqué membeli 104.166 saham Aspy Global Services, dan enam hari kemudian Atrys Health mengumumkan penawaran akuisisi senilai 223 juta euro untuk Aspy; Piqué menutup posisi pada hari pengumuman dan memperoleh keuntungan sekitar 50 ribu euro.

Selain Piqué, CNMV juga memberikan sanksi kepada siapa dalam kasus ini?

Berdasarkan putusan CNMV, pemegang saham utama Aspy, Francisco José Elías Navarro, didenda 100 ribu euro secara terpisah karena secara ilegal mengungkapkan informasi orang dalam kepada Piqué; keduanya juga tetap memiliki hak untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Nasional Spanyol.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar