Menurut BlockBeats, pada 4 Juni, Goldman Sachs mengatakan imbal hasil pasar saham kemungkinan akan melambat setelah reli yang kuat, tetapi merekomendasikan investor membeli saat terjadi penurunan (pullback) serta mempertahankan posisi overweight pada saham selama 12 bulan ke depan.
Goldman mencatat bahwa meningkatnya imbal hasil obligasi (yields), harga energi yang tetap tinggi, dan sentimen pasar yang terlalu bersemangat menambah risiko penurunan, meski bank tersebut masih melihat dukungan dari sisi makro karena pertumbuhan laba yang berkelanjutan dan belanja modal yang terus didorong AI.