Pemerintah Terapkan Larangan Media Sosial untuk Remaja Saat Regulasi Chatbot AI Tertinggal

META5,62%
SPCX-1,67%
MU-1,62%
BABA2,56%

Pemerintah di seluruh Australia, Inggris, Spanyol, Prancis, Yunani, dan Kanada telah menerapkan larangan media sosial untuk remaja setelah Australia memberlakukannya pada Desember, sementara chatbot obrolan AI muncul sebagai kekhawatiran yang belum diatur dan berdampak pada sekitar setengah dari remaja AS. Gelombang legislasi ini menyusul temuan bahwa Meta dan Google lalai karena tidak memberi peringatan kepada pengguna tentang bahaya platform, termasuk fitur yang adiktif dan dysmorphia tubuh. Para ahli memperingatkan bahwa regulasi chatbot AI mengulangi respons terlambat yang mencirikan pengawasan media sosial, dengan sebagian besar legislasi saat ini gagal mengatasi dampak buruk terkait chatbot di luar kasus ekstrem seperti bot pendamping romantis yang dibatasi untuk anak di bawah 18 tahun dalam rancangan proposal Inggris.

Beberapa Negara Menerapkan Pembatasan Media Sosial Remaja

Australia menjadi negara pertama yang secara hukum menerapkan larangan media sosial remaja pada Desember, sehingga beberapa pemerintah mengikuti pada bulan-bulan berikutnya. Inggris, Spanyol, Prancis, Yunani, dan Kanada menerapkan pembatasan serupa, sementara larangan di tingkat negara bagian semakin mendapat daya tarik di AS.

Meta, pemilik Facebook, Instagram, dan Threads, serta YouTube milik Google dinyatakan lalai lebih awal tahun ini karena tidak memberi peringatan yang memadai kepada pengguna tentang bahaya platform. Dampak buruk yang diidentifikasi mencakup fitur infinite scrolling yang adiktif hingga dysmorphia tubuh.

Data Pew Research Center menunjukkan sekitar setengah remaja AS kini menggunakan chatbot seperti ChatGPT, Copilot, dan Character.AI untuk pekerjaan sekolah, informasi, atau hiburan. Riset tambahan menunjukkan bahwa remaja menggunakan chatbot sebagai pengganti pertemanan dan relasi di dunia nyata, dengan pola yang terkait kecanduan mulai muncul.

Inggris dan AS Memperkenalkan Ketentuan Terbatas untuk Chatbot AI

Larangan media sosial remaja Inggris sempat menyebut pembatasan anak di bawah 18 tahun dari chatbot pendamping romantis AI yang dirancang untuk mendorong hubungan seksual atau roleplay dengan pengguna. Dewan Perwakilan Rakyat AS meloloskan KIDS Act untuk membatasi interaksi chatbot AI dengan anak-anak, meski masih menunggu persetujuan Senat.

Associate Professor of Digital Humanities dari University College London, Kaitlyn Regehr, menyatakan bahwa banyak ketentuan dalam legislasi, terutama di Inggris, masih terbatas dan hanya menanggapi dampak buruk ekstrem, sambil mengabaikan bagaimana chatbot dapat mendorong ketergantungan emosional dan sosial serta cognitive de-skilling.

Profesor Sonia Livingstone dari London School of Economics, yang fokus pada hak digital anak dan keamanan online, mengatakan investasi pada AI menjadi prioritas dan regulasi dianggap menghambat inovasi, bukan menyediakan jalur menuju produk yang dapat dipercaya. Beberapa hari sebelum meluncurkan larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, pemerintah Inggris mendorong investasi AI bernilai miliaran dan memposisikan Inggris sebagai negara adidaya AI di London Tech Week.

Perusahaan Teknologi Mengumumkan Investasi dan Perubahan Kebijakan

SpaceX bergabung dengan indeks Nasdaq 100 pada Selasa, kurang dari sebulan setelah debutnya di pasar saham pada 12 Juni. Micron mengumumkan investasi pembuatan chip tambahan senilai miliaran dolar AS yang ditujukan untuk memperkuat rantai pasokan semikonduktor AS dan mempercepat belanja hingga 2035.

Perusahaan pembuat chip Rebellions yang didukung Samsung menargetkan penawaran umum perdana di Korea Selatan pada kuartal pertama atau kedua tahun depan, kata CEO kepada CNBC secara eksklusif pada Rabu. Alibaba di Tiongkok melarang karyawan menggunakan alat AI milik Anthropic untuk pekerjaan mulai 10 Juli, dengan alasan kekhawatiran risiko keamanan backdoor.

SK Hynix, pembuat chip senilai triliun dolar AS dan perusahaan dengan nilai terbesar kedua di Korea Selatan setelah Samsung, dijadwalkan mulai diperdagangkan di Nasdaq pada Jumat.

FAQ

Negara mana yang menerapkan larangan media sosial untuk remaja?
Australia menjadi negara pertama yang secara legal menerapkan larangan media sosial remaja pada Desember, diikuti Inggris, Spanyol, Prancis, Yunani, dan Kanada pada bulan-bulan berikutnya. Larangan di tingkat negara bagian juga semakin mendapat daya tarik di AS.

Regulasi chatbot AI apa yang diperkenalkan untuk remaja?
Larangan media sosial remaja Inggris sempat menyebut pembatasan anak di bawah 18 tahun dari chatbot pendamping romantis AI yang dirancang untuk mendorong hubungan seksual atau roleplay. Dewan Perwakilan Rakyat AS meloloskan KIDS Act untuk membatasi interaksi chatbot AI dengan anak-anak, namun masih menunggu persetujuan Senat.

Perusahaan teknologi mana yang dinyatakan lalai terkait dampak buruk platform?
Meta, pemilik Facebook, Instagram, dan Threads, serta YouTube milik Google dinyatakan lalai lebih awal tahun ini karena tidak memberi peringatan yang memadai kepada pengguna tentang bahaya platform, dengan dampak buruk mulai dari fitur infinite scrolling yang adiktif hingga dysmorphia tubuh.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar