Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada 9 Juni, Grayscale Investments menyimpulkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam kondisi undervalued berdasarkan analisis menyeluruh metrik on-chain. Kepala riset Zach Pandl menelaah realized price, rasio market value-to-realized value, serta perilaku pemegang jangka panjang untuk sampai pada kesimpulan tersebut.
Namun, tingkat undervaluation yang terjadi saat ini masih tidak separah pada saat keruntuhan FTX pada 2022 atau pada pasar beruang sebelumnya. Laporan itu mencatat bahwa stabilitas pasar dapat membaik jika tekanan jual dari investor jangka panjang mereda dan arus masuk modal baru meningkat, meskipun volatilitas dalam waktu dekat mungkin masih berlanjut tergantung pada sentimen dan arus dana.