Menurut E-Daily pada 9 Juli, Hillhouse Investment menarik diri dari akuisisi Aegis Asset Management yang berbasis di Korea Selatan, dengan nilai sekitar 1,1 triliun won Korea. Penarikan tersebut disebabkan oleh ketidakpastian persetujuan regulasi, bukan kekhawatiran penilaian, karena perusahaan menilai kembali kemungkinan mendapatkan persetujuan dari otoritas keuangan terkait perubahan pemegang saham pengendali.
Meskipun gagal dalam akuisisi, kedua perusahaan tetap memiliki minat bersama di pasar properti Asia-Pasifik, khususnya properti residensial di Jepang. Keduanya saat ini berinvestasi dalam aset multifamily Jepang dan telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan mitra lokal. Analis industri memperkirakan kolaborasi di masa depan melalui dana investasi bersama, kemitraan umum bersama, atau usaha lintas batas di tingkat proyek di kawasan tersebut.