Pejabat Houthi Peringatkan Selat Hormuz Bisa Ditutup jika Upaya Perdamaian Terus Menghadapi Penghalangan

Pesan Gate News, 19 April — Pada 18 April, Hussein Ezzi, pejabat senior dari gerakan Houthi Yaman, memperingatkan di media sosial bahwa Selat Hormuz bisa ditutup jika upaya yang ditujukan untuk mencapai perdamaian terus menghadapi penghalangan. Ia mendesak Amerika Serikat dan sekutunya untuk "mengakhiri semua tindakan dan kebijakan yang menghalangi perdamaian," sambil menambahkan bahwa jika selat itu ditutup, "tak ada kekuatan yang dapat membukanya kembali."

Selat Hormuz menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden, berfungsi sebagai titik sumbat kritis yang menghubungkan Samudra Atlantik, Laut Tengah, dan Samudra Hindia. Selat ini dianggap sebagai "koridor maritim" yang menghubungkan Eropa, Asia, dan Afrika.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar