IATA Memotong Prakiraan Laba 2026 Menjadi 23 Miliar Dolar AS di Tengah Biaya Bahan Bakar yang Meningkat dan Konflik Iran

Menurut International Air Transport Association, pada 7 Juni organisasi tersebut menurunkan perkiraan profit industri penerbangan global tahun 2026 menjadi 23 miliar dolar AS, turun tajam dari perkiraan sebelumnya sebesar 41 miliar dolar AS. Revisi ini mencerminkan meningkatnya biaya bahan bakar serta gangguan operasional yang disebabkan oleh konflik Iran.

IATA memproyeksikan Brent crude oil akan rata-rata 95 dolar AS per barel pada 2026, dibandingkan 69 dolar AS pada 2025. Total pengeluaran bahan bakar industri tahun ini diperkirakan mencapai 350 miliar dolar AS, naik dari 252 miliar dolar AS pada 2025.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar