Iran Menuduh AS Gagal Membendung Israel Atas Kejadian di Lebanon pada 20 Juni

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Baghaei, pada 20 Juni, AS gagal memenuhi komitmennya dalam memorandum of understanding dengan tidak memaksa Israel untuk menghentikan operasi militer di Lebanon. Pasal pertama perjanjian, yang mengharuskan penghentian seluruh pertempuran di semua lini termasuk Lebanon, menjadi pilar utama komitmen bersama. Baghaei memperingatkan bahwa pelanggaran pasal pertama mempertanyakan seluruh kesepakatan, dan tanpa langkah korektif segera dari AS, seluruh memorandum of understanding menghadapi risiko serius.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar