Iran Menyebut Serangan AS terhadap Kapal Perusak Denah sebagai 'Kejahatan Perang yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya', Berjanji Mengusut Akuntabilitas

GateNews

Pesan Gate News, 22 April — Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada 22 April menyebut serangan militer AS pada bulan Maret terhadap kapal perusak Angkatan Laut Iran Denah sebagai “kejahatan perang yang belum pernah terjadi sebelumnya,” menurut sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Iran. Dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Sri Lanka Vijitha Herath, Araghchi mengatakan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah melupakan serangan tersebut, yang ia klaim melanggar prinsip-prinsip mendasar hukum humaniter internasional dan Konvensi Jenewa 1949.

Iran berjanji akan menggunakan semua cara hukum dan politik untuk menahan para pelaku dan komandan yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar