Menurut Jin10 dan Menteri Keuangan AS Bessent pada 14 Mei, penyimpanan minyak Iran telah mencapai kapasitas dan Teheran akan dipaksa menghentikan produksi. Setelah AS memberlakukan blokade atas ekspor minyak Iran, tantangan utamanya adalah berapa lama Iran bisa menyimpan minyak yang tidak bisa diekspor sebelum fasilitasnya penuh. Bessent menyatakan dalam wawancara dengan CNBC bahwa selama tiga hari terakhir, kapal tanker Iran tidak dapat memuat di Kharg Island, terminal minyak mentah utama negara itu, karena blokade AS mencegah kapal transit di Teluk Persia.
Dalam bulan pertama blokade, militer AS telah memaksa sekitar 70 kapal yang diduga menuju atau berangkat dari pelabuhan Iran untuk mengubah rute.