Presiden Iran: Kemunduran Militer Harus 'Membangunkan Alarm' bagi Hegemon

Berita Gate, 26 April — Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada 25 April bahwa kejadian militer terbaru menandai pengulangan insiden tahun lalu, pada peringatan insiden 'Tabas'. Dalam sebuah unggahan media sosial, Pezeshkian menyatakan harapannya bahwa 'kekalahan-kekalahan bersejarah' ini akan 'membangunkan alarm bagi hegemoni.'

Insiden Tabas merujuk pada respons militer Iran terhadap Israel pada April 2024, ketika Iran meluncurkan sekitar 300 drone dan rudal ke wilayah Israel.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar