Berita Gerbang, 24 April — Pemimpin Tertinggi Iran Mujtaba Khamenei menyampaikan pidato Tahun Baru Nowruz (Tahun Baru Iran) pada 24 April, menyatakan bahwa Iran telah menghadapi tiga “perang militer dan keamanan” selama setahun terakhir. Ia menggambarkan konflik yang sedang berlangsung sebagai upaya musuh “untuk membunuh para pemimpin dan pejabat militer, menimbulkan ketakutan dan keputusasaan di kalangan rakyat Iran, memaksa mereka meninggalkan perlawanan, dan karenanya mencapai tujuannya untuk memerintah Iran dan pada akhirnya membelahnya.”
Khamenei menekankan bahwa “rakyat Iran telah membangun garis pertahanan yang membentang di seluruh negeri dan mendirikan benteng-benteng kuat di setiap sudut, sehingga memberikan pukulan berat kepada musuh.” Pernyataan tersebut menegaskan cara pandang Iran terhadap sikap defensifnya terhadap ancaman eksternal selama perayaan Nowruz, yang secara tradisional adalah waktu untuk merenungkan ketahanan nasional.